RINTIHAN GADIS KORBAN ILMU HITAM
Sebelum mengoleskan salep, kuikuti intruksi darinya, membaca Surat Al Fatihah sebanyak tujuh kali.
Bismillahirrohmanirrohim.
Kuoleskan perlahan salep berwarna kuning cerah ini ke kulit yang terluka, mulai dari pipi, dagu, dahi, hingga tangan dan kaki.
Beberapa menit setelah salep bereaksi menelusup ke sela pori, mengapa rasanya pedih, seperti jarum menusuk, ditambah sensasi seperti terbakar sehabis tersiram minyak mendidih. Sial*n!!! Umpatku berulang dalam hati, sembari mengutuk mengingat senyuman pria pemberi salep itu. Adakah dia sengaja memberikan salep ini untuk menyiksaku. Sungguh, rasa nyeri, dan pedihnya lebih dahsyat dibanding saat kambuh.
Hot Chapters