Lenyap Bersama Kenangan
Jamilahrindu mengusik kenangan lirikkata kata kenangan indah bersamamulirik menangis dijalan pulang
Ibu Ridho datang terburu-buru dan sempat terdiam saat melihatku.
“Lovina ….” ucapnya dengan suara tertahan.
Aku berdiri dan berkata, “Tante, maafkan aku ….”
Ibu Ridho menggeleng pelan dan menggenggam tanganku, dia menjawab, “Nggak, kami yang seharusnya minta maaf.”
Kami pun saling berpelukan sambil menangis.
Nasib Ridho belum pasti.
Dan di saat itulah, buku hariannya tersebar di internet, isi tulisannya adalah kenangan masa lalu kami berdua.
Beliebte Kapitel