Sangkar Pernikahan
Saat pintu otomatis terbuka, seorang wanita yang bertugas menyambut di meja resepsionis tersenyum ramah ke arahnya.
“Selamat pagi, Bu. Ada yang bisa kami bantu?”
Suara lembut wanita itu membuat bahu Renata yang tegang mengendur.
“Selamat siang,” Renata berjalan dengan cepat ke arah meja tersebut, “saya sudah mengisi form yang ada di website resmi klinik ini sebelumnya. Atas nama Renata.”
Kaki Renata yang dientak-entakkan berulang-ulang menunjukkan ketidaktenangannya.
인기 회차