Adoration
sambungnya.
“Tentu saja, kemarilah!”
Soga dengan segera meletakkan ranselnya di atas sofa, lalu mendekati ranjang Sam dan duduk di bibir ranjang. Ia menyerahkan ipad-nya dan membiarkan Sam memberikan penjelasan mengenai permainan tadi.
“Mengapa kamu ingin main permainan ini?”
Soga terdiam cukup lama, hingga akhirnya ia mulai berbicara, “Teman-temanku bermain ini dan aku tidak ahli. Tapi, aku ingin bisa memainkannya juga,” ungkapnya dengan nada kecewa.
Bab Populer