Two Side
Melodi indah kian terdengar memenuhi setiap sudut ruangan kafetaria, membuatnya tertegun seraya memainkan kepala mengikuti irama.
“Na na na ... di setiap pertemuan, akan selalu ada perpisahan. Mengenang sebuah kisah kelam. Aku yang tenggelam dalam kegelapan ....” Lirik lagu indah yang pernah kamu ciptakan bersama seorang wanita yang kini telah tiada, membuat air mata jatuh tanpa pertanda. Suara lirih nan indah, menjadi satu dengan irama gitar yang begitu menggelora. Jiwa seakan-akan meronta untuk menari dan bernyanyi lebih keras lagi, tetapi naluri menolak karena malu dan benci.
21 Maret 2018