Sekarang, Giliranku!
Musik instrumen yang megah mengalun perlahan, disusul oleh suara lantang sang pembawa acara yang mengumumkan melalui pengeras suara bahwa rangkaian acara inti malam ini akan segera dimulai.
Para tamu undangan pun mulai bergerak teratur mencari posisi masing-masing. Melihat waktu yang kian sempit, Hazel menyempatkan diri untuk menatap tajam mata papanya, memberikan penekanan terakhir yang tidak bisa diganggu gugat.
"Kita bicarakan detailnya nanti, Pa. Yang jelas, tetap berikan ruang untukku di perusahaan minggu depan. Aku tidak menerima alasan apa pun lagi," bisik Hazel dengan nada menuntut yang dingin.
الفصول الرائجة