Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
KINASIH

KINASIH

"Ini ... kok mirip punya Papa?" Mariana mengamati sebuah kunci dengan gantungan yang tak asing baginya. Sebuah benda yang terbuat dari besi berwarna perak, dengan ukiran kanguru dan nama negara di bawahnya. Sedangkan saat dia melihat bagian belakang benda itu, Mariana cepat melepaskan dan membungkam mulutnya sendiri dengan telapak tangan. Dia menggeleng kuat, tak kuasa membayangkan lebih jauh tentang suaminya.
1.5K viewsCompletedAdded to Library 32 Times as san kun chan
Read
+Library
Ranjang Panas Tuan Saga

Ranjang Panas Tuan Saga

“Oke!” Lalu, dia mulai bercerita. Setiap adegan dalam cerita, setiap ekspresi tokoh, bahkan setiap karakter dianalisisnya dengan hidup. Sun Wukong digambarkan sama nakalnya seperti dalam kisah aslinya, Tang Seng tetap kaku dan lurus, Zhu Bajie jujur namun ceroboh, sang biksu adalah pembawa kedamaian, sementara Bai Gujing penuh kelicikan.
104.1K viewsCompletedAdded to Library 127 Times as san kun chan
Read
+Library
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Goda Dika. “Belum. . . Belum siap mental,” jawab Selin. Dika mendekat dan menepuk bahunya. “Santai. Kalau cowoknya aneh, Kakak tandain pake garpu.” “Kak! Kita mau ketemu keluarga orang, bukan ngajakin duel gladiator.” “Kakak cuma tandain, bukan tusuk.” Jawab Dika dengan santainya. Selin mengelus dada. “Demi apa sih keluarga begini…”
10797 viewsOngoingAdded to Library 31 Times as san kun chan
Read
+Library
Kultivator Surgawi

Kultivator Surgawi

img:first-child]:pt-0 *:[img:first-child]:rounded-t-xl *:[img:last-child]:rounded-b-xl shadow rounded-md ring-1 ring-foreground/20 fix-size fix-edge chapter-theme" data-slot="card" data-size="default" data-variant="default"> "Guru Chunyu benar. Sekte Xuanjian telah memberikan kontribusi besar terhadap kemampuan kita untuk menahan serangan pasukan Dinasti Iblis Kegelapan hingga saat ini."
1037.5K viewsOngoingAdded to Library 1.4K Times as san kun chan
Read
+Library
SUSUK JAIPONG

SUSUK JAIPONG

“Iya, ya sudah Aku akan memasang dua susuk emas ke dalam tubuhmu, dan Aku yakin kau telah paham dan mempelajarinya.” “Iya Abah.” Sekitar setengah jam aku mendengar abah Anom komat-kamit membaca mantra-mantra dengan bahasa sunda yang sangat halus sekali, dan banyak kata yang tak aku mengerti. Dua susuk kecil lempengan emas dia masukan ke wajahku, satu di pipiku dan satu tepat di bawah bibirku. “Neng Tari, ini pasang susuknya sudah berhasil. Uang maharnya 5 juta ya Neng.”
1010.1K viewsOngoingAdded to Library 362 Times as san kun chan
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status