Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KUNYIT DARI SARANJANA

KUNYIT DARI SARANJANA

“Kamu tenang saja. Aku sudah mengirim dua orang mata-mata untuk menjaga Enon.” Jawo memberikan dua mandau pusaka sakti, kepada Kecek dan Lawen. Dan mengajarinya ilmu beladiri kuntau khas Saranjana, ilmu ini sangat sakti tidak sembarangan orang bisa menguasainya. Konon jika sudah mengusai ilmu kuntau dari Saranjana, bisa mengusai seluruh alam semesta, hanya dengan ilmu kuntau bisa mengalahkan kesaktian Manaf. Sebelum memulai latihan, Lawen dan kecek harus melakukan ritual dulu, mandi di pantai Oka-oka dan berjemur di atas gunung Halau-halau selama satu hari.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai san kun chan
Baca
+Pustaka
DUKUN 99

DUKUN 99

"Masa teman makan teman. Mantan makan mantan." Si Ibu kembali semangat mendengar ocehanku. "Nak Dukun, Ibu bertanya boleh gak?" "Monggo. Tanya apa?" "Anak saya kena teluh, 'kan? Saya tuh masih bingung, apa bedanya santet sama teluh. Trus ada lagi ilmu hitam yang namanya tenung dan guna-guna. Bedanya di mana?" Aku tersenyum. "Bedanya terletak pada media yang digunakan."
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 320 kali sebagai san kun chan
Baca
+Pustaka
SANG PENGGODA

SANG PENGGODA

Pikirnya membatin. "Oh ya, Seo Jun, kamu jadi mengambil cuti besok?" tanya Reyhan di sela-sela makan mereka. "Jadi dong. Aku sudah booking tiket ke hongkong, selama satu minggu," "Semoga hari-hari kalian menyenangkan ya di sana," ucap Katrina menambahi. "Trina, selama aku di hong kong bersama Kak Seo Jun nanti, aku mau kita terus berkirim kabar ya?" ucap Yura. Dia menggenggam tangan Katrina dengan kuat.
1019.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 588 kali sebagai san kun chan
Baca
+Pustaka
Sang mantan

Sang mantan

tanya Kanz setelah melepaskan pelukannya. Inka tersenyum tersipu, "luar biasa, sangat bahagia!" kata Inka nyaris menjerit bahagia. Kanz tersenyum dan beralih menatap Mohan, matanya menyipit memperhatikan Mohan dari bawah ke atas. "Hmm, kau tampan juga ternyata kalau di dandani seperti ini." kata Kanz menelisik penampilan Mohan. "Tentu saja, aku kan memang tampan." sahut Mohan pede.
13.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 322 kali sebagai san kun chan
Baca
+Pustaka
Sang Pendekar

Sang Pendekar

ucapnya sembari mengangkat sebilah pedang. Sepintas tampak jelas punggawa itu merupakan seorang pendekar yang mempunyai nyali besar, Jaka Kelana tampak tenang, kemudian sedikit memacu kudanya lebih mendekat ke arah punggawa tersebut. Berkatalah Jaka Kelana, "Apakah sudah cukup besar nyalimu, Ki Sanak?" "Bedebah kau, Anak muda," jawabnya geram dengan sikap Jaka Kelana.
9.9166.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.2K kali sebagai san kun chan
Tampilkan Ulasan (150)
Baca
+Pustaka
CahyaGumilar79
Terima kasih untuk semuanya yang sudah mampir di cerita ini. Buat Reader semua yang suka dengan karyaku, kalian bisa mampir juga ke cerita lainnya. Pandu Kesatria Genda Yaksa, Wanara, Sang Pendekar Season 2. Segala bentuk dukungan dari kalian sangat berarti buat aku sebagai penulis. Terima kasih...
Zhu Phi
Kalau berkenan mampir ya kak Cahya di Ksatria Naga Phoenix Ditunggu review-nya dan sarannya Terima Kasih Numpang promote juga ya Kisah ini bersetting kerajaan, persilatan, fantasi, serta misteri yang tidak terpecahkan
Baca Semua Ulasan
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Menggugah selera. "Mbak, maaf. Haruan cacapan limau kuit tolong diganti jadi menu lain!" sela lelaki berseragam loreng itu. Mataku membeliak, menatap lelaki yang selalu bertindak sesuka hati itu. Sebelum aku membuka mulut, Mas Brian kembali berujar. "Dev, kamu punya asam lambung. Jangan makan yang asem dan juga pedas! Mas gak mau kamu jatuh sakit dan harus di opname lagi!"
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai san kun chan
Baca
+Pustaka
Sang Genius

Sang Genius

jawabnya. Lalu Reyhan mulai memakan sarapannya dan meminum susu yang memang sudah di siapkan untuknya. Setelah menghabiskan sepotong sandwich dan segelas susu, Rey berpamitan pada Mamanya untuk latihan taekwondo bersama Shakira (Sahabatnya sejak dia masuk ke sekolah SMA) di tempat salah satu sahabatnya yang lain yang bernama Benny. Dan tentu saja itu hanya alasan Rey supaya Mamanya tidak curiga dan mengintrogasi dirinya.
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai san kun chan
Baca
+Pustaka
Atasanku Menggodaku

Atasanku Menggodaku

Ada 12 mode getaran. Desain bionik yang bisa memberikan sensasi seperti lidah. Higienis dan mudah dibersihkan. "Ada juga mode senyap, cocok buat kamu." Itulah penjelasan dari Ben padaku. Aku malu bukan main, rasanya tak sanggup menatap siapa pun! Sepertinya di mata Ben, citraku sebagai wanita haus gairah sudah tak bisa dihapus lagi! "Aku nggak mau!"
18.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 664 kali sebagai san kun chan
Baca
+Pustaka
Sang Penguasa

Sang Penguasa

"Aku mungkin menemukan sesuatu." Rehan menoleh, penuh harap. "Apa itu?" Elira memberikan gulungan kertas tua dengan simbol-simbol kuno terukir di atasnya. "Aku menemukan teks ini di altar kuno yang telah aku jelajahi. Ini adalah ritual kuno yang mungkin bisa kita gunakan untuk menahan kekuatan kegelapan sementara waktu. Tapi risikonya besar, dan aku harus melakukan ritual ini sendiri."
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai san kun chan
Baca
+Pustaka
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

img:first-child]:pt-0 *:[img:first-child]:rounded-t-xl *:[img:last-child]:rounded-b-xl shadow rounded-md ring-1 ring-foreground/20 fix-size fix-edge chapter-theme" data-slot="card" data-size="default" data-variant="default"> "Singa Gila Tebasan!" Kilatan cahaya ungu melesat cepat, membentuk seekor singa ungu di udara yang menerkam ke arah Lin Xuan.
1012.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 512 kali sebagai san kun chan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status