Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

img:first-child]:pt-0 *:[img:first-child]:rounded-t-xl *:[img:last-child]:rounded-b-xl shadow rounded-md ring-1 ring-foreground/20 fix-size fix-edge chapter-theme" data-slot="card" data-size="default" data-variant="default"> Di tengah lautan kilat, sesosok tinggi berdiri, menahan gempuran petir yang tak terhitung jumlahnya. Sosok itu adalah Li Yunfei, yang menduduki peringkat kedua dalam Peringkat Xuanzun. Tiba-tiba, dia membuka matanya, melambaikan tangannya, dan sebuah jimat berkilauan terbang ke tangannya.
108.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 287 Beses bilang k'un lun
Read
+Library
My Husband is A psychopath

My Husband is A psychopath

The Delaxroix Mension’s Kolam renang. Luna duduk termenung , kakinya ia masukkan ke dalam air . Tatapannya kosong , hari – harinya kini hancur dan menyeramkan . Luna kini sedang duduk dan menatap pantulan dirinya di kolam renang , dirinya begitu berantakan .Kantung matanya kini sedikit menghitam . Tapi , tidak melunturkan kecantikannya .
8.77.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 263 Beses bilang k'un lun
Read
+Library
Tumbal Bulan Suro

Tumbal Bulan Suro

Lalu detik berikutnya ia kembali terkapar tak berdaya. Kami yang sedang tegang melihat Karin yang seperti tengah dirasuki itu, spontan melihat ke arah pintu masuk. Di sana sudah berdiri dukun yang waktu itu membantu pencarian Karin. Terlihat ia tengah memegang piring aluminium berisi beras kuning. "Mbah Suroso ... Syukurlah Mbah datang di saat yang tepat." Dengan penuh kegembiraan, Lek Sutar menyambut tamu istimewanya itu.
104.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 124 Beses bilang k'un lun
Read
+Library
REUNI

REUNI

Aku takut dua lelaki itu mengetahui perasaanku, mengingat status Tama yang sudah tidak sendiri lagi. Aku memperhatikan dua botol minuman kunyit yang katanya bisa meredakan nyeri datang bulan. Tanpa sadar aku menyunggingkan senyum. Danar dan Giko itu sering melakukan hal-hal yang nggak terduga. Minuman ini mengingatkan aku saat Giko tiba-tiba memepetku ke dinding. Saat itu aku lagi banjir-banjirnya datang bulan. Aku memelotot horor. "Tembus, ya?" Aku mendadak kaku dan tidak mau bergerak.
1015.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 569 Beses bilang k'un lun
Ipakita ang mga Review (11)
Read
+Library
Yuli F. Riyadi
Halooo, Selamat Datang di Goodnovel. Ini cerita keempatku di sini. Semoga kalian suka membaca kisah Wina-Tama-Giko-Danar. Mereka akan menemani kalian tiap hari hingga tamat. Yuk! ramaikan dan jangan lupa tinggalkan review lima bintang .........
arwa
biasanya aku kurang suka baca cerita yg ceritanya cuma dr sudut pandang satu doang,,,tp ini lain,rasanya harus lanjut baca terus,bagus si,sayang nemu cerita ini baru,,,, habis ini enaknya lanjut cerita yg mana kak??
Basahin ang Lahat ng Review
Pembalik Langit Dunia Persilatan

Pembalik Langit Dunia Persilatan

Ep 25. Dong Lun (sekte tapak langit) benua barat. Di jalur utama menuju kota benua barat seorangpun pemuda berbicara dengan kudanya, sosok tersebut tidak lain adalah Lou yang melakukan perjalanan untuk mencari Informasi. Immortal Lou memilih tidak terbang agar bisa menikmati perjalanan seperti semua orang pada umumnya, ia membawa arak secara diam-diam tanpa sepengetahuan putri Lien.
1082.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.3K Beses bilang k'un lun
Read
+Library
KINASIH

KINASIH

"Ini ... kok mirip punya Papa?" Mariana mengamati sebuah kunci dengan gantungan yang tak asing baginya. Sebuah benda yang terbuat dari besi berwarna perak, dengan ukiran kanguru dan nama negara di bawahnya. Sedangkan saat dia melihat bagian belakang benda itu, Mariana cepat melepaskan dan membungkam mulutnya sendiri dengan telapak tangan. Dia menggeleng kuat, tak kuasa membayangkan lebih jauh tentang suaminya.
1.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 46 Beses bilang k'un lun
Read
+Library
KUNTILANAK MERAH

KUNTILANAK MERAH

“Oke... plan B! Kita cari makam si kuntilanak itu!” Kabut menebal. Ucup hampir tersandung akar pohon. Tapi akhirnya, mereka tiba di sebuah batu nisan tua. Ukiran namanya nyaris tak terbaca, tapi jelas ada satu simbol merah di sana—bekas darah. Desi mengeluarkan botol minyak kelapa. “Ini... untuk membakar bayangannya.” Ia menyiram tanah di sekeliling makam. Tapi sebelum api dinyalakan, terdengar suara dari balik pepohonan.
883 viewsOngoingIdinagdag sa Library 28 Beses bilang k'un lun
Read
+Library
SUNNY

SUNNY

ujar Luna saat bertemu denganku di parkiran. "jangan sok gak denger deh, atau emang gak pernah merasa huh?" ucapnya lagi padaku. Aku masih tak peduli. anggap saja burung berkicau masak aku ikut juga bersama berkicau. "Jadi ngantarin aku kan Ren? di sini serem masak dari tadi aku denger gonggongan anjing, tapi kok gak lihat anjingnya dimana ya?" Aku pura pura melihat ke arah kanan dan kiri sambil berjalan masuk ke mobil Reno. Meski aku masih dengar ucapan Luna "Dasar cewek sial@n awas kamu ya...!" dan teman Luna yang lain melerainya untuk menyusulku.
103.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 88 Beses bilang k'un lun
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status