PENDEKAR TAPAK DEWA
ucap Paduka Sandaka Dana.
“Iyo, sama-sama, Paduka.”
* * *
Di hari kedua berada di Pulau Sangiang belum ada kegiatan yang berarti yang dilakukan oleh La Mudu dan seluruh calon pajuri lain, karena memang untuk beberapa hari ke depan masih berlangsung sebagai hari berkabung atas meninggalnya pemimpin tertinggi angkatan perang laut dan darat (istilah baru La Afi Sangia untuk menyebut pemimpin tertinggi gerombolan perompak dan penjarahnya) akibat sakit parah akibat luka parah akibat terkena meriam yang ditembakkan dari kapal perang suatu negeri yang mengawal kapal dagangnya yang akan dirompak oleh panglima yang bernama Dewa Jumba Kala (Tuan Berjubah Merah). Dalam aksi perompakan itu, bangsa pe