Pesona sang MANTAN
Jati, kamu—“
‘’Sebenernya, aku ketemu kamu malem itu antara seneng dan senep tau, Ra!’’ kata Jati menghela napas nya dengan berat.
‘’Wait, senep kenapa? Aku bukan hantu!’’
‘’Aku tahu, tapi kamu selalu jadi hantu di hidup ku Ra.”
“Aku gak tahu,” bisiknya. “Aku gak nyangka kamu bisa mikir kayak gitu.”
“Aku gak selalu nakal, Ra. Aku cuma... kehilangan arah.” Kata Jati, dia matanya menatap lurus ke depan, seolah menatap masa lalu dan masa depan yang berdampingan.
“Dan sekarang?”
“Sekarang aku lagi nyari arah baru. Bareng kamu.”
Bab Populer