KELAMBU MERAH JAMBU
malu-malu dan merasa bersalah, aku mendahului menyapa, "Hi, Papa!"
Entah, apakah malu karena faktanya belum sikat gigi dan cuci muka atau karena kejadian semalam di pantai Volendam. Aku nggak tahu tapi bahkan sempat terpikir juga, mungkin malu dan merasa bersalah karena bangun kesiangan. Nggak menyiapkan makan pagi yang seharusnya menjadi tugasku di rumah ini. Iya, kan? By the way, itu tadi sapaan paling garing sejagat raya, ya? Tentu saja. Tapi untungnya, Papa Snoek menyambut, menerimanya dengan senang hati. Ramah sekali, sangat jauh bandingannya dengan anak lelaki semata wayangnya.
Bab Populer