Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KAMI YANG DISIA-SIAKAN BAPAK

KAMI YANG DISIA-SIAKAN BAPAK

Wajah Fatima tampak merasa bersalah, tapi sesaat kemudian dia menepuk-nepuk dadanya sambil sesenggukan. “Aku benci dia! Aku benci dia! Aku benci dia ….” Suaranya dari melengking, melemah dan begitulah. Aku yang merasa iba, lekas mengambil bayi Adrian dari samping Fatima yang tak mau keluar kamar. Waktu itu aku masih menyusui Alisha, umurnya baru satu tahun. Akhirnya bayi malang itu kuberikan ASI. Dia tampak lahap, tampak begitu kelaparan dan aku tak kuasa untuk tak menangis.
1094.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai sapi babi
Baca
+Pustaka
Ide Gila Bapak!

Ide Gila Bapak!

Nggak papa jadi babu, yang penting nggak bikin jiwanya Bapak sakit. "Dwi, kamu antar oleh-oleh untuk Ibunya Emir ya? Bibi sibuk ini, kemarin sempat ngobrol sama beliau orangnya asyik ternyata." Netraku membeliak, malulah aku kalau harus nyamperin. "Bibi aja deh, aku malu." "Ish, kayak anak gadis saja kamu ini. Cepetan, Wi. Kalau sore kan Bapakmu udah di rumah ya ...."
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai sapi babi
Baca
+Pustaka
Bukan Babysitter Biasa

Bukan Babysitter Biasa

Bu Fifi tersenyum miring. "Tak pantas yang mananya Pak Xabiru terhormat? Tak ada adegan main jambak atau cakar, apalagi berkelahi. Aku hanya membagikan video seorang wanita teraniaya yang sedang meluapkan kemarahannya pada seorang wanita perebut pacar orang. Cuma itu. Aku hanya bersimpati. Boleh kan?" Giliran Xabiru yang tersenyum kecut mendengar perkataan Bu Fifi.
928.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 606 kali sebagai sapi babi
Baca
+Pustaka
DIA BUKAN BAPAKKU

DIA BUKAN BAPAKKU

Sari memberikan tas itu pada Farah. “Bu, saya minta maaf, kalau Lila sudah membuat kesalahan. Tapi, apa tak ada cara yang lebih bijak untuk menegurnya, sampai dia bisa ketakutan seperti itu?” tanya Farah. Wajah Sari seketika menunjukkan rasa tak suka. “Apalagi membiarkan teman-temannya mengejek dia. Itu sama saja membiarkan dia dibully, tidak secara fisik, tetapi verbal.”
810 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai sapi babi
Baca
+Pustaka
Sugar Baby Sang Pemuas Nafsu

Sugar Baby Sang Pemuas Nafsu

tanyanya dengan pelan. “Beda usianya dua belas tahun dari Kiara.” Natasha langsung menegang. “Dua belas tahun? What?! Dia memacari pria kalau masih hidup, berarti berusia dua puluh lima tahun?” “Ya.” “Dia,” suara Natasha melembut tapi bernada sinis, “apakah Kiara seorang sugar baby?” Hansen terdengar ragu. “Tidak ada bukti ke arah sana. Mereka menjalin hubungan tertutup, tidak diumbar. Hanya sedikit orang yang tahu.
1031.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai sapi babi
Baca
+Pustaka
Skandal Panas: Akan Kubuat Mereka Menyesal!

Skandal Panas: Akan Kubuat Mereka Menyesal!

"Bajingan sialan!" tbc
1022.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 728 kali sebagai sapi babi
Baca
+Pustaka
Baby, oh Baby!
Baca
+Pustaka
Istri Keempat

Istri Keempat

Asia sedih nulis bab ini hiks :" Thanks for reading <3
9.7493.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18.2K kali sebagai sapi babi
Tampilkan Ulasan (172)
Baca
+Pustaka
FaraSha Asa
Awalnya gk tertarik, tapi setelah coba baca jadi trpikat,dan menunggu up selanjutnya, jarang2 saya mau baca sampai habis apalagi mau menunggu bab berikutnya, semua isi tulisan novel ini sangat keren... susunan kalimatnya sangat baik. saya seperti menemukan Author Favorite lagi setelah Author Renko.
mackadamia_
saya adlh tipe pembaca yg selektif ketika memilih bacaan utk mengisi waktu luang. ketika saya menjatuhkan pilihan pada cerita ini seketika saya jatuh cinta. cerita yg dikemas begitu apik dengan gaya bahasa dan diksi yg mudah dipahami, konflik yg tidak bertele-tele, dan ending yg manis. terimakasih^^
Baca Semua Ulasan
Criana

Criana

jawabku sambil menyeka air mata. “Oia, aku Faisal Pranata. Panggil saja aku Fai. Nama kamu siapa?” “Namaku Criana,” jawabku. “Nama yang unique,” puji lelaki yang ternyata bernama Faisal itu. Aku tersenyum simpul mendengar pujiannya. Sekilas, aku perhatikan wajahnya. Dia sepertinya sangat cocok menjadi seorang Model atau bahkan seorang aktor. Tubuhnya tinggi tegap, kulitnya putih bersih. Hidung mancungnya berpadu serasi dengan bibirnya yang merah.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai sapi babi
Baca
+Pustaka
Sang Malaikat

Sang Malaikat

ucap pak Bambang menenangkan Dewa. "Ia nak, ini semua bukan salah Dewa. Ini musibah, tenangkan dirimu duluh sayang," ucap Bu Laras mencoba untuk menenangkan Dewa juga. "Ngak ma, pa, ini semua salah Dewa. Dewa yang salah," ucap Dewa sambil menangis histeris. "Dewa, kamu harus tenang ya. Kamu harus yakin Rini ngak apa-apa, dan ini bukan salah kamu. Ini adalah musibah," ucap Dewi juga menenangkannya.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai sapi babi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status