TERNYATA AKU YANG KEDUA
Denis bergegas masuk ke dalam rumah, sementara Saras terlihat cemas duduk di atas sofa sambil memainkan ponselnya, entah apa yang melatarbelakangi sikapnya itu.
"Kita harus meninggalkan tempat ini, Ras, sejauh mungkin," ucap Denis dengan nada tegang, membuat perhatian Laras seketika teralih.
"Hah... pergi lagi? Mau ke mana lagi sih, Mas?" tanya Saras dengan lelah, tubuhnya terasa tidak kuat lagi untuk terus berkendara tanpa henti. Belum lagi masalah hutang yang menghantuinya, bisa-bisa dia malah terseret dalam masalah karena gagal membayar arisan.
Hot Chapters