Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Phoenix Rebirth: The rise of Akiyama

Phoenix Rebirth: The rise of Akiyama

bisiknya pada diri sendiri, "Aku harus bisa!" Dia mengangkat sayapnya sekali lagi, menutup mata, dan kali ini dia membayangkan lautan api yang memancar dari dalam dirinya. Saat dia membuka mata, nyala api di kedua sayapnya tampak lebih hidup. "Serangan Seribu Tombak Api!" teriaknya sekali lagi.
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai sari simorangkir dengan sayapmu
Baca
+Pustaka
Pembantu Rasa Nyonya

Pembantu Rasa Nyonya

Tempat tinggal enak, fasilitas berlebihan, tetapi tanpa sadar kemampuan terbangku mulai tumpul. Aku tidak mau menjadi burung yang kehilangan kemampuan. Lumpuh dan hanya bisa menikmati langit biru tanpa menyentuhnya. Kepak sayap ini harus aku paksa untuk menggapai langit biru, apapun yang terjadi. Walaupun harus memaksa keluar dari sangkar emas ini. *****
9.81.3M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40.1K kali sebagai sari simorangkir dengan sayapmu
Tampilkan Ulasan (144)
Baca
+Pustaka
Penghujung Cerita
Rani tidak sadar bahwa dari dulu mas Suma xpernah suka wanita dan wanita pertamanya adalah Rani kalu Suma curang knpa dari dulu tidak buat knpa baru skrng pdhl dia duda udah lama menurutku paling hebat itu Dewi ngk ada wanita lain..
Astika Buana
Terima kasih sudah membaca cerita ini. Ikuti cerita lainnya dengan ketik di kolom pencarian: astika buana. . Terima kasih. Sayangi diri kalian dengan selalu bahagia, apapun keadaannya. . LOVE astika Buana
Baca Semua Ulasan
The Soul of 7 Crystals

The Soul of 7 Crystals

Ia sedikit ragu jika kobaran api di punggungnya bisa membawanya melesat melewati awan, tunggu, sepertinya pertama ia harus mengkhawatirkan agar sayap di punggungnya ini tidak membakar apapun yang ada di sekitarnya. “Haha, kau pikir itu hanya hiasan? Tentu saja kau bisa terbang dengan itu.” sekali lagi, Ventchi Imperlight mendarat dan menerbangkan semua benda di sekitarnya. Sayapnya menghilang seperti debu di udara, ia berjalan sangat malas sambil menguap, suaranya santai sambil mengatakan, “Bayangkan saja sayapmu bergerak dan membawamu terbang.” lagi-lagi penjelasan pria tinggi itu tidak membantu sama sekali.
1013.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 429 kali sebagai sari simorangkir dengan sayapmu
Baca
+Pustaka
Ksatria Pengembara Season 2

Ksatria Pengembara Season 2

Syima Parameswari berteriak kaget saat tiba-tiba saja kuda yang ditungganginya melompat tinggi, secara spontanitas Syima Parameswari langsung memeluk lebih erat pinggang Bintang dan merapatkan dirinya ke punggung Bintang. Belum lagi hilang rasa terkejut Syima Parameswari, tiba-tiba saja dari punggung sembrani muncul sepasang sayap putih yang terbuat dari samar-samar cahaya, sekali kibas sosok sembrani sudah terbang tinggi diudara. Hal ini membuat kedua mata indah Syima Parameswari tampak langsung membesar seakan tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Begitu Syima Parameswari memperhatikan keadaan disekitarnya, ternyata kuda yang ditungganginya benar-benar terbang tinggi diudara. Sejenak Sy
9.5243.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.9K kali sebagai sari simorangkir dengan sayapmu
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
Rmdni
kak izin promosi yah. ayo baca ceritaku kisahnya seru karena menceritakan Fantasi lokal, yang bakal memuat cerita lokal terus dipadukan dengan hal fantasi. judulnya: Legenda: Nusantara jangan lupa voted ya kak ......
KSATRIA PENGEMBARA
Jangan lupa mampir ke cerita baru saya berjudul : SI BUTA DARI SUNGAI ULAR 'Dalam kegelapan, sosok seorang putra. Dendam dan lara menutup kedua matanya. Dia terjerumus sebagai manusia. Dan bangkit menjadi Legenda'
Baca Semua Ulasan
Magical!

Magical!

" Bernapaslah Hirup udara sesaki rongga dada Telan jerit hati Anda Sesap lagi kopi kedua Ranum rona surai jelanga Selang seling suara renjana Menutup harsa senja Dengan satu lagi cerita " ーOptimusrain. . . . ' Senyuman itu hanyalah menunda luka yang tak pernah kuduga '
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai sari simorangkir dengan sayapmu
Baca
+Pustaka
Kacamata Penakluk

Kacamata Penakluk

Jemariku yang kini terasa raksasa baginya, menggeser lembut kedua lipatan pinggir liang yang merekah, menyingkap celah basah yang menganga, siap untuk menelan apa pun. "Tuan... kumohon..." Sari mengerang, suaranya putus-putus. Matanya terbuka sedikit, menatap ke atas seolah mencari diriku di balik bayangan jariku yang menjulang. "Aku... aku tidak kuat lagi..." Aku tidak peduli. Permohonannya jelas: "sentuh aku dengan keperkasaanmu." Dan aku akan memenuhinya.
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai sari simorangkir dengan sayapmu
Baca
+Pustaka
SANG PETARUNG

SANG PETARUNG

Bagaimana ceritanya dia yang keluar bepergian membeli keperluan dengan rasa damai lantas ditantang oleh banyak orang. “Perlu aku jelaskan, aku tidak sombong di hadapan kalian. Aku cuma merasa benar bahwa aku memang berada di atas kalian semua. Tantangan kalian tidak pantas aku terima jika aku memang merasa sebagai seorang lelaki jantan.” Nick meludah lalu berkata, “Kau menjadi lelaki jantan sejati kalau bertarung melawan aku. Ayo! Berhenti bicara!”
921 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai sari simorangkir dengan sayapmu
Baca
+Pustaka
Pusaka Warisan Semut Rangrang

Pusaka Warisan Semut Rangrang

Visual paha mulus Sari yang kini lemas dan terbuka lebar benar-benar menunjukkan betapa dahsyatnya pertempuran kuda terbang terbalik tadi. Madun perlahan melepaskan diri, pusakanya keluar dengan suara basah yang nyaring. "Makasih ya Mbak servisnya. Sekarang Mas beneran harus berangkat pasar. Bisa telat beneran ini kalau nambah satu ronde lagi." Sari tertawa manja, ia mencoba berdiri namun kakinya masih gemetar. "Iya Mas, sana berangkat. Tapi besok jangan minta gendong lagi ya, Mbak mau beli asuransi kaki dulu!"
67.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai sari simorangkir dengan sayapmu
Baca
+Pustaka
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

Delapan Pilar mengangkat tangan, menyetujui. He Sura menutup mata, menarik napas panjang. Ketika ia membuka matanya kembali, aura ungu dari tubuhnya menjelma menjadi sayap besar kekacauan yang menutupi langit. “Kalau itu yang kau inginkan, Kakak,” katanya perlahan namun tak gentar sedikitpun - serta tidak ada keraguan di dalam sorot matanya untuk menerima tantangan itu, “maka biarlah dunia melihat — siapa yang sebenarnya matahari, dan siapa yang hanya bayangannya.”
1010.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 241 kali sebagai sari simorangkir dengan sayapmu
Baca
+Pustaka
Sayap yang Terlepas dari Belenggu

Sayap yang Terlepas dari Belenggu

Suaranya bergema, ribuan penonton ikut bernyanyi bersama. [Tak ada yang bisa menghalangi... Rindumu pada kebebasan. Jalani hidup tanpa beban, hatimu melayang bebas. Melewati tahun-tahun kelam, Meski pernah merasa bimbang…] Saskia ikut bernyanyi, suaranya larut bersama ribuan orang. Namun jauh di dalam hatinya, dia berbisik lirih pada dirinya sendiri…
13.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 389 kali sebagai sari simorangkir dengan sayapmu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status