Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

Haidar chat kasih puisi: Wanitaku, Sayang! Rahim yang Kugali Kini Telah Tertali Aduan Nafsu Menganga Doa dan Cinta pun Berbunga Tubuh yang Kuraba Kini Hangatnya Mengaba Tersingkir dari Angin Membunuh Gemuruh Dingin Qobiltu yang Menjadi Janji Kini Telah Kuhempas dari Ruji Menjemput Pagi
105.1K viewsCompletedAdded to Library 205 Times as puisi petani
Show Reviews (45)
Read
+Library
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Read All Reviews
Menjadi Istri Rahasia CEO Dingin

Menjadi Istri Rahasia CEO Dingin

“Ayah. Pengorbananmu sangatlah abadi. Bekerja dengan senang hati dan penuh cinta. Tak pernah berkecil hati dan meminta balas jasa. Pagi, siang, malam, engkau selalu tersenyum tanpa henti, tak peduli akan seperti apa hari-hari, engkau selalu mencari nafkah untuk keluarga….” Kembali tepuk tangan riuh. Membahana dan meramaikan suasana. “Puisi ini Qasam tujukan kepada mama dan papa. Terima kasih mama dan papa yang sudah hadir. Terima kasih mama dan papa yang sudah menyayangi Qasam. I Love you…” Suara Qasam membuat Habiba makin bangga.
9.8191.3K viewsCompletedAdded to Library 4.4K Times as puisi petani
Read
+Library
Jerat Pemikat

Jerat Pemikat

Bayangan putih yang ada dan pergi di kala aku dengan Syarifah sepertinya belum bisa sepenuhnya move on dariku. Aku membawakan benih yang sudah ada di sana. Kalau bahasa Emak itu, tandur. Ditata karo mundur. Benih Padi yang sudah mengeluarkan daunnya, tinggal ditata membentuk barisan rapi dan ditanam dengan cara ditancapkan ke dalam tanah. Proses untuk menjadi padi memang susah, makanya aku tak pernah protes saat harga beras mahal. Sebanding dengan susahnya para petani menanam padi. Panas, lelah dan kadang gagal panen karena cuaca yang tak mendukung.
4.3K viewsCompletedAdded to Library 125 Times as puisi petani
Read
+Library
Petani Sukses

Petani Sukses

Ternyata menjadi seorang petani cukup melelahkan dan butuh perjuangan. Amanda Santika menghela napas panjang karena kelelahan lalu berkata, “Bagaimana bisa aku memberantas semua rumput liar hanya dengan menggunakan cangkul? Kalau saja mereka bisa hilang dengan sendirinya, pasti aku tidak akan susah payah seperti ini" Tiba-tiba saja suara misterius terdengar di telinga Amanda Santika, “Keinginan kamu terkabul!”
104.3K viewsOngoingAdded to Library 142 Times as puisi petani
Read
+Library
Suamiku Bukan Petani Teh Biasa

Suamiku Bukan Petani Teh Biasa

Adik mana yang tidak bangga kalau kakaknya yang hanya seorang putra supir dan ART bisa memiliki kebun teh sendiri walau hanya beberapa hektar. "Baguslah. Kakakmu itu adalah contoh orang yang ingin maju. Bapak bangga pada abangmu." Pak Jaya manggut-manggut. Tidak sia-sia ia menyekolah Aris hingga menjadi seorang sarjana agribisnis.
1043.9K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as puisi petani
Read
+Library
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Saram dikenal bukan karena banyak bicara, tapi karena satu antologi puisi berjudul Tanah yang Menolak Diam. Puisi-puisi dalam antologi itu bukan sekadar kata-kata: mereka menggugah lapisan realitas. Salah satunya, “Nyanyian Retakan Ketiga,” dibacakan secara tak sengaja di Balairung Batu saat musim kekeringan. Sesaat setelah bait keempat, tanah di bawah Tilangkar retak perlahan, mengalirkan air asin dari dalam bumi yang diyakini telah mati. Warga menyebutnya air kenang, karena baunya memancing ingatan orang-orang akan tempat yang tak pernah mereka kunjungi, tapi mereka rindukan.
102.1K viewsCompletedAdded to Library 54 Times as puisi petani
Read
+Library
Paman, Bawa Aku Pergi

Paman, Bawa Aku Pergi

Jemarinya terus menari dengan lihai di area paling sensitif Anya, membuat tubuh wanita itu gemetar hebat menahan ledakan yang ingin membuncah. "Begini Paman, kemarin di bandara, aku bertemu dengan orang Filipina. Ia ingin berinvestasi khusus di bidang farmasi. Aku langsung teringat Paman. Jika Paman mau mencoba, aku berikan kontak Paman kepadanya," jelas Gusti tanpa rasa curiga sedikit pun.
922 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as puisi petani
Read
+Library
Bara Dendam di Perbatasan

Bara Dendam di Perbatasan

Rasa penasaran di benak sang prajurit semakin bertumpuk-tumpuk. “Burung kepodang terbang tinggi. Bulunya indah kuning semburat.” Lelaki tua di depan sana bersuara. Ucapannya itu lebih mirip parikan, yaitu pantun pendek yang umum berkembang di Jawa. Untuk kesekian kalinya membuat Seta bingung sendiri. Namun tidak demikian halnya dengan Ki Sajiwa. “Yang dicari ada di sini. Marilah andika datang mendekat,” sahut sang petapa dari Teluk Lawa.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as puisi petani
Read
+Library
30 AGAIN

30 AGAIN

Hidupnya yang sudah hancur akan dimulai lagi dari titik nol. DANI menjadi petani biasa. Membantu petani lain yang membutuhkannya. Hingga DANI yang memang berjiwa pekerja keras dan berwawasan luas memutuskan untuk mengubah pola kerja para petani. Tidak lagi menggunakan otot namun menggunakan otak. Tumbuhan yang biasanya disiram menggunakan otot kini menggunakan kincir, memudahkan para petanni bekerja. Waktu lowong mereka gunakan untuk berdiskusi, membentuk kelompok tani dan mendapatkan bantuan dari pemerintah. DANI yang berbau keringat namun dihujani oleh ucapan terima kasih dari para petani. Tidak ada yang ingin menjatuhkan DANI lagi namun semua menunjukkan betapa mereka butuhkan DANI. Mengh
3.2K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as puisi petani
Read
+Library
Gadis Di Ujung Cangkir

Gadis Di Ujung Cangkir

Yang mampu mendatangkan memakmurkan sawah yang kering diterpa harapan kosong dari pemerintah, mungkin. Perasaan senang pun terbit dari caranya memandang kanvas tersebut. Setelah melihat lukisannya itu, bayangannya pun sudah menghilang ditelan rindu yang tak tahu kapan dilunasi. Lukisan kali ini, baru dia sadari sangat-sangat aneh tetapi membuatnya tertegun cukup lama. Ada keindahan dan senyum yang ia juga lukiskan dari wajah para petani, dia berpikir karya ini akan mampu mengirimkan pesan moral tentang para petani yang menghidupi sawahnya dengan senyum semeriah itu. Lukisan itu tentang kemegahan senyum seorang wanita. Dalam kepercayaan masyarakat lokal Dewi sri adalah seorang dewi yang menda
102.5K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as puisi petani
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status