Dosen Galakku, Suami Rahasiaku
Desainnya terlihat sederhana, tetapi jelas bukan cincin dengan harga yang murah.
Perlahan, dia menyematkan cincin itu di jari manis Mataya, berdampingan dengan cincin tunangan yang sudah lebih dulu melingkar di sana.
Kini jari manis Mataya tampak semakin cantik.
“Kenapa aku punya dua cincin tunangan, Kak?”
“Karena kamu tiada duanya.”
“Ih, gombal banget.”
Dante kemudian menarik Mataya ke dalam pelukannya.