Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ARTUR

ARTUR

Karena tau sudah siang namun Artur belum bangun dia menyuruh semua muridnya berkumpul dan masuk ke kamar Artur untuk berakting sedih seakan-akan Ken sudah meninggal. "huhuhu... murid istimewaku kemarin baru saja aku berjumpa denganmu belum sempat aku mengajarimu namun kau sudah pergi huhu...." Akting tuan Arfan sambil menggoyang-goyang kakiku. aku pun terbangun karena kata dan tangisan dari tuan Arfan itu terus di ulang dan semakin kencang aku bingung apa yang sedang terjadi dan para murid tuan Arfan yang menyadari aku bangun pun ikut bersandiwara selayaknya guru mereka.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as scripted
Read
+Library
Test Book

Test Book

Penapika12268
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.8K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as scripted
Read
+Library
NINE

NINE

'Saw', film yang konon dapat membuat mual dan menghilangkan selera makan malah menjadi referensi miliknya. Namun bukan berarti gadis itu siap menjemput kematian. Tak merasa asing dengan kesendirian hampa tanpa dapat berbagi segala prahara yang ada. Ia masih manusia, dan sebagaimana umunya, takut mati. Mimpi tentang darah itu, terutama karena darah miliknya, benar-benar membuat ketakutan menjelma nyata. Suara notifikasi permintaan di website khusus 'The Number' berbunyi, seseorang ingin kematian lagi. Ia beranjak duduk dan menatap layar monitor yang dibiarkan hidup sepanjang ada orang di rumah.
104.6K viewsCompletedAdded to Library 130 Times as scripted
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

tanya Byakta membuat wajah Speranza memucat. "Ha?" Byakta tertawa melihat wajah Speranza yang begitu pucat. Speranza mengerutkan dahinya melihat Byakta yang tengah tertawa. "Ada apa?" tanya Speranza polos. "Aku hanya bercanda, mengapa reaksimu berlebihan seperti itu?" Byakta kembali tertawa hingga membuat Speranza kesal. Dengan kesal Speranza menendang perut Byakta membuat Byakta terjatuh diatas lantai.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as scripted
Read
+Library
Broken

Broken

ujar pria itu berbisik halus sambil terus menutup pernapasan Reina. “Kenapa? Kok matanya membesar gitu? Ah.. tangan sama kaki kamu juga gerak-gerak. Sabar ya... teman aku harus megangin kamu, supaya kamu gak banyak gerak,” bisik pria itu. “Hahahaha....” Tawa Yena pecah melihat ekspresi Reina yang bercampur aduk. “Bagus, bagus. Aku suka ekspresi itu. Ekspresi yang begitu ketakutan, begitu ingin lari dari semua ini. Hahahaha...”
1013.6K viewsCompletedAdded to Library 367 Times as scripted
Read
+Library
REINKARNASI

REINKARNASI

Ia membawa tongkat cendana di tangan kanannya. Perlahan, lelaki itu berjalan mendekati tubuh Supa Mandrageni. Ia mengarahkan tongkat cendananya ke tubuh Supa Mandrageni. Perlahan muncul sinar berwarna kuning membungkus tubuh Supa Mandrageni. Setelah beberapa saat sinar itu hilang, kemudian berganti dengan sinar berwarn hijau yang membungkus tubuh Supa Mandrageni.
9.946.7K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as scripted
Show Reviews (71)
Read
+Library
Gladys Shanum
Cara penulis menyampaikan cerita berlatar kerajaan Kahuripan lalu lompat ke masa 600 tahun mendatang itu, kereeen. Perlu riset pustaka nih untuk dapat setting kerajaannya. Ditunggu uploadnya lagi, Thor.
Marion D'rossi
Kak, ceritanya bagus dan lain dari yang lain. Sebuah cerita di zaman kerajaan yang begitu menggugah selera. Konflik di awal cerita adalah langkah tepat yang Kakak lakukan untuk membuat pembaca tergugah dan ingin terus mengetahui kisah selanjutnya. Dari segi plot, sebenarnya cerita Kakak ini berat
Read All Reviews
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Dika yang berdiri di sisi lain ranjang dengan mata berkaca kaca tak kuasa melihat adiknya yang biasanya ceria kini terbaring lemah tak berdaya. Selin, yang masih setengah sadar akibat obat penghilang rasa sakit, merasakan ada tangan hangat menggenggamnya. Ia membuka mata perlahan. Bayangan kabur perlahan membentuk wajah yang sangat ia kenali. “Ma. . . ma ?” bisiknya lemah. Mama Sekar tersenyum di antara air mata. “Iya sayang, mama disini.” Jawab Mama Sekar pelan.
10701 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as scripted
Read
+Library
My Actor

My Actor

Ternyata sudah ada puluhan chat yang masuk selama HP ditinggalnya di kamar. Setelah selesai dengan benda multi fungsi itu, Alana pun beralih pada notebook yang tergeletak di atas tempat tidur. Cukup lama Alana mengamati atas layar berbentuk persegi panjang yang sedang menampilkan jadwal syuting Razka, aktor kesayangannya. "Enaknya bagaimana, ya?" Alana bergumam sendiri. Sesekali dia mengernyit tanpa mengalihkan tatapan dari notebook tersebut.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as scripted
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status