Filtrar por
Status de atualização
TodosEm andamentoConcluído
Ordenar por
TodosPopularRecomendaçãoAvaliaçõesAtualizado
Tes

Tes

Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.3K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 26 Vezes como scripted
Ler
+Biblioteca
SCANDAL

SCANDAL

Imam tidak menjawab ucapan dari Anna. Saat Imam hendak meninggalkan kamar, tiba-tiba Anna memanggil nya. "Mas, skincare ku habis. Minta uangnya untuk beli donk," pintanya dengan manja. Lalu Imam pun menyerahkan kartu debit ke Anna. "Aku tidak punya kartu kredit, yang ku punya kartu debit saja," "Dan satu hal lagi, cukup beli seperlunya saja," titah nya. Anna begitu bahagia saat menerima kartu debit tersebut dari kakak iparnya.
101.2K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 38 Vezes como scripted
Ler
+Biblioteca
Betrayal

Betrayal

Saat hari libur, Callis memilih untuk melihat tutorial memasak di ponselnya dan mulai bereksperimen di dapur. Callis akhirnya memilih untuk menonton serial di televisi. Sebenarnya dia bisa saja melihat tutorial lewat televisi, namun layar televisi tidak bisa terlihat dari dapur. Callis memilih salah satu film di sana. Setelah itu, Callis menontonnya dengan pandangan bosan. Bukan, bukan karena serial yang ditontonnya membosankan, tapi memang dari awal dirinya sudah merasakan bosan sejak awal.
106.1K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 159 Vezes como scripted
Ler
+Biblioteca
MATE

MATE

Menghancurkannya tanpa adanya belas kasihan dari mata merahnya. Aku masih menatap lekat tubuh mungil Stiff yang dipenuhi darah. Belum bisa percaya dengan mimpi terburuk yang sedang aku lihat. Mata merah itu mulai menatap fokus pada tubuh Maro berada. Melangkah perlahan, mendekat ke tubuh mungil yang sama sekali tidak bergerak dari tempatnya.
109.4K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 299 Vezes como scripted
Ler
+Biblioteca
Bad Actor

Bad Actor

“Nah aku pengen disini scene penutup video prewedding kalian. Karena ingin berkesan romantis pas senja gini, nanti aku pengen kalian deketin wajah seakan mau berciuman gitu ya.” “Hah? Ciuman?” Karina melongo saat mendengan intruksi mas Jo. Berbeda dengan Bryan yang biasa saja. Memang dia sudah beberapa kali melakukan kiss scene dalam film-filmnya terdahulu kan. “Hanya bakal kelihatan siluet aja sih. Terserah kalian mau ciuman beneran atau bohongan kru juga gak ada yang tahu karena ngambilnya juga dari jauh, ditambah gelap siluet pula. Jadi santai saja gak usah malu kalau mau beneran.”
3.4K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 109 Vezes como scripted
Ler
+Biblioteca
KINASIH

KINASIH

Pria itu meletakkan rokok di atas asbak, lalu meraih benda pipih dengan layar yang masih saja berkedip. Tombol hijau digeser, suara wanita yang mendayu terdengar masuk ke telinga, seakan membelai dengan setiap kata yang diucapkan. Aryo membalasnya singkat, sengaja membuat wanita itu merasa diabaikan. Benar saja, panggilan suara itu kini beralih ke mode video. Wajah wanita yang dikenalnya beberapa bulan lalu, muncul di layar dengan senyum mengembang. Bukan senyuman biasa, namun sebuah senyum menggoda yang membuat jakun Aryo naik turun di tenggorokan. "Aku ke situ ya, Mas. Atau kamu aja yang ke sini?"
1.3K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 44 Vezes como scripted
Ler
+Biblioteca
Fake

Fake

tambah Kevin heboh, salah satu tukang kompor di geng mereka. “Mau taruhan? Kalau dia main sama gue malam ini, kalian bayar satu juta perorang. Kalau gue kalah, malam ini gue yang traktir gimana?” usul Ali tiba-tiba, mereka tampak antusias setuju dengan gagasan itu. Tidak akan rugi mengeluarkan uang jika mereka mendapatkan sebuah hiburan, Dido dan Adit merasa gelisah feeling mereka sudah tidak enak dan Shena belum kembali ke meja mereka, satu-satunya orang yang berani memberhentikan permainan gila ini ya cuma seorang Raden Akashena Kavi.
2.2K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 76 Vezes como scripted
Ler
+Biblioteca
ESCAPE

ESCAPE

“Ayah selingkuh,” Kata-kata itu keluar begitu saja dari mulut Lisa yang kemudian hanya tersenyum sinis kepada Imelda. Namun bukannya marah, Ayah mereka hanya terlihat berusaha mengacuhkan apa yang Lisa katakan. Dengan senyum yang terukir di wajahnya, Ayah mereka mempersilahkan Imelda untuk masuk ke dalam rumah. Dengan mencoba mengirimkan kode keras kepada Lisa, Ranti menyuruh agar Lisa segera pergi dari sana dan masuk ke kamarnya. Namun Lisa bersikeras untuk menolak, yang dilakukan Lisa adalah mencoba untuk ikut duduk serta memperhatikan apa yang akan Ayahnya lakukan. Kali ini Lisa bertanya-tanya, permainan seperti apa yang akan Ayahnya dan Tante Imelda mainkan.
102.9K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 88 Vezes como scripted
Ler
+Biblioteca
Psycho

Psycho

Rachel bicara dengan sangat sopan dan penuh hormat. “Aku sudah lama memperhatikanmu. Ikut aku.” Hanya ini yang keluar dari mulut Marcus Cho, pria berusia 33 tahun dan merupakan pria mapan dengan segala bentuk kegilaannya. Psycho. Kata itu cukup untuk menggambarkan seorang Marcus Cho. ••••
1010.9K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 380 Vezes como scripted
Ler
+Biblioteca
ANTERIOR
1234567
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status