KINASIH
Pria itu meletakkan rokok di atas asbak, lalu meraih benda pipih dengan layar yang masih saja berkedip.
Tombol hijau digeser, suara wanita yang mendayu terdengar masuk ke telinga, seakan membelai dengan setiap kata yang diucapkan. Aryo membalasnya singkat, sengaja membuat wanita itu merasa diabaikan. Benar saja, panggilan suara itu kini beralih ke mode video. Wajah wanita yang dikenalnya beberapa bulan lalu, muncul di layar dengan senyum mengembang. Bukan senyuman biasa, namun sebuah senyum menggoda yang membuat jakun Aryo naik turun di tenggorokan.
"Aku ke situ ya, Mas. Atau kamu aja yang ke sini?"
Hot Chapters