Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Secangkir Teh Untuk Suamiku

Secangkir Teh Untuk Suamiku

ucap Janu. Tangan mereka bersentuhan sebentar saat gelas berpindah. Dan dalam momen itu, ada tatapan. Singkat, tapi cukup dalam untuk mengungkap sesuatu yang tak pernah mereka ucapkan. Rindu tidak menghindar. Matanya tetap di sana, seperti berkata aku ingat semuanya. “Aku tambahkan satu sendok brown sugar,” katanya lebih pelan. “Biar tidak terlalu pahit seperti malam kemarin.”
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai secangkir madu merah lirik
Baca
+Pustaka
Aku Madu Kembaranku

Aku Madu Kembaranku

Matanya berkali-kali melirik sekitar, takut jika akan ada yang melihatnya. "Tenang saja, ini adalah obat terkuat yang bisa digunakan." Jemari itu terulur, memberikan sebuah botol kaca kecil berisi cairan kuning di dalamnya. "Dosisnya sangat kuat, bahkan satu tetes saja bisa melenyapkan nyawa sang bayi." Bu Fatma tersenyum sembari menatap botol yang kini sudah ada dalam genggamannya itu. "Bagaimana cara pemakaiannya? Hanya teteskan saja?"
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai secangkir madu merah lirik
Baca
+Pustaka
Tak Semanis Madu

Tak Semanis Madu

Tak pernah lari dari fikiranku Tak mau hilang dari ingatanku Tahukah engkau Saat gelap datang Aku masih mencarimu Engkau dimana Setiap waktu Engkau yang selalu menghantuiku Tak pernah lari dari fikiranku Tak mau hilang dari ingatanku Tapi mengapa saat ku terjaga Kau masih tak disampingku Sampai kapankah aku menantimu Selalu menantiku Setiap detik aku memikirkanmu Setiap detik rindu meracuniku Setiap detik teringatku padamu Setiap detik apa terus begini Ku mohon dengarlah rintihan hati ini Yang ku curahkan seraya ku bernyanyi Sampai kapankah aku terus begini Ku harap kau kan kembali kepadaku #
1065.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai secangkir madu merah lirik
Baca
+Pustaka
Kau Madu Aku Kuselingkuhi Dirimu

Kau Madu Aku Kuselingkuhi Dirimu

Clara mengangguk setuju, "Kenapa enggak? Anggur ini bakalan jadi saksi dari keberanian gilamu itu. Ayo, kita sambut liburan semester ini dengan kebahagiaan yang spektakuler! Gue bakalan terus dukung kamu, Mel. Tapi, tolong kamu pastikan buat nggak mabuk berat pas nyatain itu semua, ya?” Melinda menarik nafas, "Bener banget! Kalo enggak sekarang, kapan lagi? Albert udah cukup lama nyerang pikiranku secara bertubi-tubi, sekarang, udah waktunya buat ngelakuin serangan balik!" Clara mengambil gelas dan mengangkatnya, "Untuk Melinda dan Albert! Semoga cinta kalian seenak anggur ini."
9.913.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 489 kali sebagai secangkir madu merah lirik
Tampilkan Ulasan (14)
Baca
+Pustaka
Almeira. S
Hi, my precious reader. Untuk yang sudah membuka bab 81 pada hari ini, tolong dibuka kembali hari senin yah. Soalnya, ada beberapa bagian penting yang othor lupa masukkan. Setelah diedit, akan di acc pada hari kerja. Mohon maaf sebesar-besarnya, dan terima kasih banyak.
Mala
Nih cowok, ampuh dh. bner2 bkin risih & jijik. gk ada abisnya bkin clara ngerasa annoying! smpe berasa kek mau nabok aja gw.. gk ngrti deh, duh, bner2 bkin emosi baca ceritanya, serius deh. udhlah, smoga akhir cerita dia dpt karma setimpal, jgan smpe endingnya sad!!!
Baca Semua Ulasan
Aku Tak Mau DiMadu

Aku Tak Mau DiMadu

Air tersebut berwarna merah keruh, seperti darah, dan dihiasi dengan berbagai kembang tujuh rupa yang indah. Sambil berkomat-kamit, Mbah Ratu, yang mengenakan kebaya merah yang mencolok, perlahan-lahan menyiramkan air tersebut ke seluruh tubuh Ayah Cakra. Setiap tetes air yang jatuh mengalirkan harapan agar Ayah Cakra segera sadar dan pulih. Drrtttt... Drrttt ... Drrttt. Tiba-tiba, Tora merasakan ponselnya bergetar di dalam kantong celana. Segera, dia pun mengambilnya dan ternyata ada sebuah panggilan masuk dari Bunda Noni.
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai secangkir madu merah lirik
Baca
+Pustaka
7 Sumpah

7 Sumpah

Sekilas kau tampak layu Jika kau rindukan gelak tawa yang warnai lembar jalan kita Reguk dan teguklah mimpiku dan mimpimu Terbelenggu satu oleh ucapan janjimu Dan kau bisikkan kata cinta Kau telah percikkan rasa sayang Pastikan kita seirama Walau terikat rasa hina Dan kau bisikkan kata cinta Kau telah percikkan rasa sayang Pastikan kita seirama Walau terikat rasa hina Dan kau bisikkan kata cinta Kau telah percikkan rasa sayang Akankah kita seirama? Saat terikat rasa hina Sheila on 7 -- kita
9.96.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai secangkir madu merah lirik
Baca
+Pustaka
Madu Manis Untuk Istriku

Madu Manis Untuk Istriku

tuturku dengan lembut. "Maaf kalau Mas terlalu memaksamu. Mas hanya tidak bisa membendung perasaan rindu yang tidak bisa ditahan lagi. Mulai saat ini Mas janji akan lebih bersabar sampai kamu merasa siap," imbuhku. "Aku .... " Hilya terlihat gelisah. Kuraih dagunya agar ia mau menatapku. "Kenapa?" "Aku--" Suara dering ponsel menghentikan ucapan Hilya. Aku ambil benda pipih itu dari saku jas, lalu melirik Hilya sekilas saat tertera nama Mama Mirna di sana.
826.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 752 kali sebagai secangkir madu merah lirik
Baca
+Pustaka
Aku Mbabu, Kau Hadirkan Madu

Aku Mbabu, Kau Hadirkan Madu

jawab perempuan ini lagi. Aku sebenarnya tidak terlalu terkejut karena memang sudah mengetahui siapa Ocha sebenarnya hanya saja setiap orang menyebut nama para maduku, hatiku teriris perih dan sakit sekali. “Eh ... kamu ngomong apaan sih, jangan suka ngelantur. Ibu ke sini nemenin menantu kesayangan Ibu Cucu Ibu lagi nggak enak badan dan tadi dibawa ke sini sama mamahnya karena neneknya ini sedang banyak urusan jadi datangnya terlambat. Sudah ya, kamu ngomongnya nggak usah ngelantur. Nanti ada yang kepikiran macam-macam loh," jawab mertuaku.
7.724.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 520 kali sebagai secangkir madu merah lirik
Baca
+Pustaka
Romeo for Princess Swan

Romeo for Princess Swan

) Right now (Sekarang) I know you can tell (Ku tahu kau bisa mengatakan bahwa) I’m down, and I’m not doing well (aku terpuruk, dan aku tak melakukan dengan baik) But one day these tears (Tetapi, suatu hari nanti air mata ini) They will all run dry (mereka kan mengering) I won’t have to cry (aku tak perlu menangis lagi) Sweet goodbye .... (perpisahan yang manis ....) Someday, I know someone’s gonna be there (Suatu saat.. Aku tau seseorang itu kan berada di sana) You’ll see, I won’t even miss you (Kau kan lihat, karna bahkan aku takkan merindukanmu) Someday, someday .... (Suatu saat nanti ....)
108.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai secangkir madu merah lirik
Baca
+Pustaka
Munajat Perawan Tua

Munajat Perawan Tua

ucap Dirga malah beranjak mendekati ku. "Lagu apa lagi sih, Mas?"tanyaku heran sekaligus mulai mengantuk. 🎶Dhuh sang mustikaning asmara Sun kayungyun mring handika Yen jawata ngelilanana Bakal dak pundhut krama🎶 "Jangan kabur kemana-mana, ya,"ucap Dirga membuatku terkekeh geli. "Kalau kabur gimana?"tanyaku usil.
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 236 kali sebagai secangkir madu merah lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status