Aku Tak Mau DiMadu
Air tersebut berwarna merah keruh, seperti darah, dan dihiasi dengan berbagai kembang tujuh rupa yang indah.
Sambil berkomat-kamit, Mbah Ratu, yang mengenakan kebaya merah yang mencolok, perlahan-lahan menyiramkan air tersebut ke seluruh tubuh Ayah Cakra. Setiap tetes air yang jatuh mengalirkan harapan agar Ayah Cakra segera sadar dan pulih.
Drrtttt... Drrttt ... Drrttt.
Tiba-tiba, Tora merasakan ponselnya bergetar di dalam kantong celana. Segera, dia pun mengambilnya dan ternyata ada sebuah panggilan masuk dari Bunda Noni.