Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Please Let Me

Please Let Me

Tak lama, Avery menerima sebuah pesan chat dari Vanilla. Vanilla: Avery? Vanilla: Aku tidak bisa menerima telepon. Bateraiku akan cepat habis jika menerima panggilan. Avery: Vanilla? Apa kau baik-baik saja? Vanilla: Aku sangat merindukanmu. Aku harap kita bisa bertemu meski hanya satu kali. Avery merasa isi dari chat itu seperti penuh dengan rasa keputusasaan. Tanpa berpikir lama lagi, ia juga menghubungi Sierra untuk menanyakan kehebohan di internet.
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai see me
Baca
+Pustaka
I See U in the Past

I See U in the Past

Seolah-olah mereka tidak pernah saling bertemu, apalagi berkenalan sebelumnya. Ailisha memang begini. Dia akan berubah menjadi ssosok yang menyeramkan jika sudah dalam mode marah. Oleh sebab itu, jangan pernah sekalipun mencari masalah dengannya. Gadis itu bisa menjadi apa saja yang ia mau. Tidak ada yang bisa menduga. “Ailisha! Miera!” sahut Arka dari kejauhan. Tak lupa, ia juga melambaikan tangannya ke arah mereka. Tentu saja agar kedua gadis itu mudah menemukan keberadaannya di antara keramaian seperti ini.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai see me
Baca
+Pustaka
Let's Play With Me

Let's Play With Me

"Ya. Kau puas? Jangan menunjukkan wajahmu lagi setelah ini, atau..." "Atau apa?" "Atau aku akan membunuhmu," ancam Cora sebelum masuk ke rusun itu. Max terkekeh menanggapinya. "Aku tidak akan menunjukkan wajahku padamu, tapi mataku tetap memiliki hak untuk melihatmu, sayang." *** ‘Aku ingin bertemu denganmu. Kutunggu kau di Cafe dekat SMA kita dulu. –Shea’
107.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 252 kali sebagai see me
Baca
+Pustaka
Get Me Pregnant

Get Me Pregnant

Tersenyum, menatap Deaz yang masih menunjukkan raut wajah kesalnya. "Serius, kamu beneran cemburu?" Deaz mendesah. Menarik Naya pelan kearah meja kerjanya. Deaz, mengklik sebuah tombol, hingga muncul video rekaman CCTV di kantor itu. Di dalam layar komputernya, Naya bisa melihat rekaman dirinya sendiri yang melangkah di lobi kantor, dengan hampir semua pasang mata menoleh dan menatap lekat kearahnya. Terus memperhatikan Naya bahkan beberapa terlihat ada yang tengah berbisik. Naya tidak ingin mempedulikan hal itu, karena fokusnya telah kembali pada Deaz.
11.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai see me
Baca
+Pustaka
You Lose Me, You Find You | I Lose You, I Lose Me

You Lose Me, You Find You | I Lose You, I Lose Me

Robby harus menjadi miliknya. Robby harus dalam genggamannya. Itu adalah hal mutlak yang tidak bisa siapapun ganggu gugat. Karena hidup Lania Avadya bergantung pada ada atau tidaknya Robby. You Lose Me, You Find You I Lose You, I Lose Me
43.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai see me
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status