Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Please Me, Dear Boss

Please Me, Dear Boss

tanyanya dengan suara makin kecil. “Oh, itu...” Sagara menunjuk salep merah muda itu santai. “Saya lihat kamu jalan seperti menahan sakit. Kemungkinan saya lupa kalau saya terlalu keras tadi malam.”
10823 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai see me
Baca
+Pustaka
I Can See You

I Can See You

“Siapa?” “Pemimpin kami. Jadi bersediakah kau ikut untuk menemuinya?” “Aku bersedia. Tapi ... apa ini ada kaitannya dengan kemampuanku yang bisa melihat masa depan buruk milik orang yang menyentuh dan kusentuh?” Sia mendekat, tapi tetap berada di atas ranjang berseprai sulaman emas di setiap tepiannya.
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 442 kali sebagai see me
Baca
+Pustaka
Only Look At Me

Only Look At Me

BAB 6 - BEAUTYFUL PEOPLE “ Clarissa, Nice to meet you..” ucap pria didepan Rissa dengan kacamata hitam yang bertengger pada hidung mancungnya, membuat Rissa membulatkan kedua bola matanya dan tidak bisa menjawab sapaan pria itu. Rissa yang tadinya akan menekan aplikasi hijau untuk memesan taksi online mengurungkan niatnya dan menatap pria itu dengan sinis.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai see me
Baca
+Pustaka
When I Meet You

When I Meet You

Atau Tha, aku di depanmu, tetapi mengapa kau tidak bisa melihatku? Tak sadar air mataku menetes, isakan kecil yang keluar dari mulutku seolah tak Athala dengar. Laki-laki itu tetap mengedarkan pandangan mencari sosok diriku yang sebenarnya ada di hadapannya. “Tha, kau benar-benar tak bisa melihatku, kah?” tanyaku sembari menatapnya sendu.Tangan kananku terangkat hendak menyentuh pipinya.
9.98.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai see me
Baca
+Pustaka
My-Ex

My-Ex

Terlihat Kak Ame berjalan dan mulai memasuki mobilnya lalu berjalan pergi. Di dalam mobil tiba tiba saja ponsel Kak Ame, kembali berbunyi kembali, dengan cepat dia mengangkatnya lalu terdengar berbicara, Halo… Oh iya, Nur… Benar… Baik… Saya sudah di jalan… Kita ketemu di sana… Lalu Kak Ame, menutup panggilan itu yang sepertinya dari Nur, dan lalu terlihat menaruh ponselnya kembali.
1018.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 632 kali sebagai see me
Baca
+Pustaka
Can is mine

Can is mine

Mager banget dah gue Enggak! Ini penting, kalau perlu gue deh yang kerumah lo! Eh kagak usah, iya iya gue deh yang nemuin lo. Kita ketemu di pantai biasa ya, sekalian gue juga pengen ngangin. L eo menghembuskan napas kasar, bergegas keluar dari kafe tanpa membalas pesan dari Tika. Pikirnya, ia harus lebih dulu sampai di pantai favorit mereka sebelum Tika.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 355 kali sebagai see me
Baca
+Pustaka
Hug Me!

Hug Me!

Intan begitu culas, dia tidak bernafsu untuk bicara. “Aku Bara. Bisakah kita bertemu?” tanya Bara. “Aku di Café X kamu bisa kemari!” tutur Intan datar. Intan mulai binggung dengan perasaanya sendiri, dulu melihat mobil warna hitam sama persis melintas di depan matanya membuatnya bergetar. Tapi sejak kemarin bertemu denganya tidak ada rasa yang unik seperti dulu. Syukurlah tidak menambah beban hidupku! Batin Intan dalam hati.
1016.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 631 kali sebagai see me
Baca
+Pustaka
YOU

YOU

dewi Triana.A7710ouroursthusily
Don't Leave Me Alone "Kesya, kau mendengar ku? Jangan tutup matamu, pegang erat tanganku. Kau tidak boleh meninggalkan ku, sama sekali tidak boleh." Sean memberikan rentetan kalimat lirih, berusaha menjaga Kesya agar tetap sadar. Menggenggam kuat tangan pucat dan lemah Kesya, dengan berurai air mata Sean merapalkan doa penuh harap pada Sang Pemilik Hidup.
9.911.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai see me
Baca
+Pustaka
Please Let Me

Please Let Me

Tak lama, Avery menerima sebuah pesan chat dari Vanilla. Vanilla: Avery? Vanilla: Aku tidak bisa menerima telepon. Bateraiku akan cepat habis jika menerima panggilan. Avery: Vanilla? Apa kau baik-baik saja? Vanilla: Aku sangat merindukanmu. Aku harap kita bisa bertemu meski hanya satu kali. Avery merasa isi dari chat itu seperti penuh dengan rasa keputusasaan. Tanpa berpikir lama lagi, ia juga menghubungi Sierra untuk menanyakan kehebohan di internet.
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai see me
Baca
+Pustaka
I See U in the Past

I See U in the Past

Seolah-olah mereka tidak pernah saling bertemu, apalagi berkenalan sebelumnya. Ailisha memang begini. Dia akan berubah menjadi ssosok yang menyeramkan jika sudah dalam mode marah. Oleh sebab itu, jangan pernah sekalipun mencari masalah dengannya. Gadis itu bisa menjadi apa saja yang ia mau. Tidak ada yang bisa menduga. “Ailisha! Miera!” sahut Arka dari kejauhan. Tak lupa, ia juga melambaikan tangannya ke arah mereka. Tentu saja agar kedua gadis itu mudah menemukan keberadaannya di antara keramaian seperti ini.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai see me
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status