Terpaksa Jadi Pembantu Rumah Tangga
Dia yang begitu senang mendengar Pak Nurhadi menunjuk dirinya sebagai sekretaris pribadi sang Bos tampan yang telah membuatnya kesemsem habis terpaksa menelan kenyataan bahwa sang presdir tampan itu sama sekali tidak tertarik dengannya, padahal untuk menanti hari ini dia sudah berdandan maksimal ke sebuah salon yang cukup mahal dan merogok kocek yang cukup dalam untuk membeli busana yang dikenakannya itu di butik.
"Ba ... baik, Pak," jawab Bella terbata, lidahnya serasa kelu mengucapkan kalimat itu.
Dia segera keluar ruangan, dicebikkan bibirnya kesal. Delapan tahun dia menjadi sekretaris profesional di perusahaan itu, dia sudah menjadi sekretaris direktur utama dibeberapa cabang, hingga tig