Dangerous Feeling
Aku tak menjawab, dan ia memang tak membutuhkan jawaban dariku, apalagi menolaknya ah sudahlah lupakan cara lain untuk menghindarinya lagi, semua tidak akan berjalan dengan baik-baik saja setelah ini, ku pastikan ada milyaran kejutan yang akan aku Terima mulai detik ini juga, dimana ketika terdengar suara lantang mengucapkan ijab qobul dengan satu hentakan.
" Alhamdulillah sah,, "
" Selamat hani, irfan "
" Akhirnya kalian bisa bersama "
Terdengar ucapan penuh syukur dan riang membanjiri seisi ruangan, hingga memekikkan telingaku, kemudian aku menatap kearah kedua mempelai yang kini telah menjadi keluargaku, yang nyaris sempurna.