Legenda Siluman Ular Wei Lichun
Di tangannya, dia memegang sebilah seruling bambu sederhana.
Saat musik dimulai, Lichun meniup serulingnya. Melodi yang keluar bukan lagu pujian untuk kekaisaran, melainkan seuntai nada yang teramat sunyi, sedih, dan penuh kerinduan akan rumah. Itu adalah adaptasi dari lagu pengantar tidur yang dulu dinyanyikan ibunya sebelum tragedi berdarah itu terjadi.
Alunan seruling itu bergema di paviliun, begitu menyayat hati hingga membuat beberapa kasim menundukkan kepala, teringat pada keluarga mereka yang jauh.
ตอนยอดนิยม