Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Yang Tidak Pernah Diharapkan

Istri Yang Tidak Pernah Diharapkan

"Suka banget, Pa. Nanti Adis bisa renang sama Bang Randu dan Kak Lunetta." "Aku nggak mau yang itu, Pa. Nggak bagus," sangkal Lunetta cepat. "Jadi maunya kamu yang mana?" tanya Rajendra. "Yang ini." Lunetta menunjuk gambar yang lain. "Yang ini kolam renangnya ada di depan. Ada seluncuran dan terowongannya juga, Jadi nanti aku bisa pamerin sama teman-teman aku. Biar mereka tahu kalau papaku banyak uang."
10225.6K viewsCompletedAdded to Library 7.4K Times as sendang kapit pancuran
Show Reviews (15)
Read
+Library
Yeni Sugiarti
livia sma lakinya sifatnya ga jauh beda... suka tinggal breng sma yg bukan muhrim... sok suci tpi ga mencerminkan perempuan suci... klu emang mau d ceritan livia mandiri, buktiin klu dia mandiri bukan ngarepin bantuan laki" lain... sifat dia sma kya utari perempuan murahan...
Iin Ayuniah
cerita yang luar biasa, banyak bangett pelajaran di dalamnya tentang bagaimana ikhlas, sabar dan selalu berbessr hati untuk memaafkan dan menerima kekurangan pasangan kita masing2.. thanks kak sudah menyuguhkan cerita semenarik ini, sukses terus kedepannya.. aamiin...
Read All Reviews
Pemikat Hati Sang Kapten

Pemikat Hati Sang Kapten

Tak peduli beberapa desas desus yang beredar, menurutnya Gendis sosok wanita yang kuat layaknya batu karang. "SIAP BU KAPTEN!" Gendis terbahak. Ia mengacak rambut Seruni kemudian turun. Suasana masih sepi, membuat Gendis dengan leluasa bisa menyiapkan beberapa tempat untuk dirinya dan beberapa anggota persit yang lain. Waktu terus berlalu, semua anggota sibuk menawarkan produksi mereka pada para mengunjung bazar yang lumayan ramai.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as sendang kapit pancuran
Read
+Library
Secangkir Cinta

Secangkir Cinta

-SEND Rey menutup handphonenya dan melanjutkan kerjanya di cafe. Handphone Irene bergetar. Ia segera membukanya. Ia membaca balasan dari Rey. Ia tersenyum. Lalu dengan segera ia mengetikkan sesuatu. "Belum sembuh, tapi sudah mendingan. Itu semua berkat kopi racikanmu." -SEND Rey membaca balasan dari Irene. Ia mengetik balasan lagi.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as sendang kapit pancuran
Read
+Library
Pelabuhan Hati Sang Kapten

Pelabuhan Hati Sang Kapten

Chika berpikir apa yang ia rasakan itu adalah bentuk tanda jatuh cinta seperti kebanyakan orang katakan. “Davan tidak ingin mandi kalau bukan sama mama!” teriak Davan yang terdengar di telinga Chika. “Davan, mama masih di kamar istirahat sama papa. Kasian kalau mama di bangunkan, Davan mandi sama oma saja ya. Sekarang sudah sore, tidak baik mandi terlalu larut,” ujar bu Suci membujuk Davan agar mau mandi padanya. Sebetulnya bu Suci dan pak Raharja sedari tadi membujuk Davan untuk mandi. Namun karena Davan tidak mau di mandikan oleh oma dan opanya jadilah Davan belum juga mandi sampai sore.
9.86.4K viewsOngoingAdded to Library 216 Times as sendang kapit pancuran
Read
+Library
Pria Sewaanku Ternyata Miliuner?

Pria Sewaanku Ternyata Miliuner?

"Ada keluhan lain soal harus tinggal di sini sama aku?" Adriel menatap seisi kamar dengan serius berlebihan. "Sejujurnya, aku tidak ada masalah dengan apa pun," katanya akhirnya. "Kecuali … pancuranmu." "Pancuranku?" tanyaku pura-pura tersinggung. "Tekanan airnya," katanya sambil mengerutkan wajah. "Atau hampir tidak ada sama sekali. Rasanya seperti disentuh angin yang sangat sopan."
1031.4K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as sendang kapit pancuran
Read
+Library
Penguasa Negeri Jin

Penguasa Negeri Jin

Lalu begitu melihat dua ekor landak menyerang dirinya serta merta dia menyambar caping lebar di kepala dan lemparkan benda ini ke arah landak raksasa yang menerjang dari arah kanan. Terhadap landak satunya, Jin Muka Seribu kirimkan satu jotosan. Yang di arah adalah bagian bawah perut yang tidak ditumbuhi duri-duri tebal. "Braaakkk!" Caping bambu yang melesat di udara itu hancur berantakan begitu menghantam sosok Paelancip si landak betina. Paelancip sendiri terlempar, terguling-guling di atas pasir lalu terbanting di dinding batu karang berlumut. Beberapa helai durinya kelihatan patah bertanggalan. Dari sela mulutnya keluar suara mengerang kesakitan dan juga pertanda marah.
1031.6K viewsCompletedAdded to Library 821 Times as sendang kapit pancuran
Read
+Library
Mencarimu dalam Bimbang

Mencarimu dalam Bimbang

gumamnya dalam hati. Vania tak berhenti melihat-lihat bangunan pondok itu. Dilihatnya ada panggung pentas santri dan santriah. Ada kobong yang megah. Ada pula masjid yang indah. Di tengah-tengahnya terdapat beberapa kolam ikan. Beberapa santri sedang memancing di sana. Beberapa santriah sedang membersihkan piring di pinggirannnya. “Hei..” sapa istri David.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as sendang kapit pancuran
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status