Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ISTRIMU TERNYATA SULTAN

ISTRIMU TERNYATA SULTAN

Sruput. Sepatu loafers kulitnya amblas ke dalam kubangan lumpur (atau mungkin kotoran kerbau). "Tenang, Lin," kata Rangga, menarik kakinya dengan susah payah. "Ini... aroma otentik. Aroma challenge. Inget, kalau kita sukses bikin tempat ini rame dalam seminggu, Mama bakal akuin kita." "Gue nggak yakin kita bisa bertahan sejam di sini tanpa kena Tifus," gumam Berlin, berjalan jinjit-jinjit menghindari genangan air yang mencurigakan.
10817 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai sepatu lumpur sawah
Baca
+Pustaka
Menantang Kasta

Menantang Kasta

Kaluna beberapa kali hampir terpeleset. Sepatu mahalnya mulai kotor oleh lumpur. Namun bukannya kesal, Kaluna malah tertawa terus. “Ini seru!” Satria menggeleng kecil. “Akan sulit mencuci sepatu mahal itu.” “Enggak apa-apa, aku bisa beli lagi tapi momen menyenangkan ini belum tentu terulang.” Di tengah sawah terlihat sebuah gazebo kecil. Di sana dua orang sedang duduk.
9.936.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai sepatu lumpur sawah
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Ami tsamarat
kaluna jatuh cinta sama sekretaris nya dah macam cerita mommy kalila dulu yg suja sama sekretaris nya tapi untung gak sampe diteruskan.. nah kaluna kyx nya bakalan jadi yg pertama buat sejarah nya nih...
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Pusaka Idaman Gadis Desa

Pusaka Idaman Gadis Desa

Keduanya berlari menembus pematang sawah dengan gerakan kacau. Sesekali tersungkur ke dalam lumpur namun segera bangkit lagi karena rasa gatal yang terus memburu. Suara kecipak lumpur dari langkah kaki mereka perlahan menjauh dari gubuk terpencil itu. Suasana di dalam ruangan mendadak sunyi senyap, hanya menyisakan bau anyir darah dan sisa serbuk kuning yang masih menggantung tipis di udara.
1047.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai sepatu lumpur sawah
Baca
+Pustaka
Mual! Wajahku Merona Dimanjakan Bos yang Agresif

Mual! Wajahku Merona Dimanjakan Bos yang Agresif

Setelah ragu sebentar, akhirnya dia melangkahkan kakinya dan masuk ke dalam. Di rak sepatu, ada beberapa pasang sepatu tambahan, bahkan ada sepasang sepatu dengan sisa lumpur di bawahnya. Meskipun lumpurnya sudah kering, jika digerakkan sedikit, kotoran lumpur bisa berserakan dengan mudah di seluruh rak sepatu. Liana mencari-cari, tetapi tidak menemukan sepasang sandal bulu miliknya. Pada saat itu, Hardy selesai menuangkan air dan keluar, "Kamu mencari sepatu?"
9.6662.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22.5K kali sebagai sepatu lumpur sawah
Tampilkan Ulasan (167)
Baca
+Pustaka
Junn_Badranaya
"Ya, itu sudah pasti. Pantang bagi Ronald Albert untuk lari dari kenyataan," katanya penuh percaya diri. "Tapi kita belum tahu siapa orang itu, Tuan. Bagaimana kalau dia mempunyai niat yang buruk terhadap Anda?" James terlihat khawatir. Dia takut sesuatu tak diinginkan menimpa majikannya. "Apakah
Rince MR
dengan membeli koin adalah salah satu kita menghargai dan hasil karya seseorang,tetapi ngg juga untuk dijadikan bisnis seperti ini dgn cerita yg dipanjang2kan bertele2,satu halaman sj harus Nebus 14 koin padahal sbnrnya karya novel ini walaupun detil masih bs TDK semahal ini tolong jgn kemaruk
Baca Semua Ulasan
Ketagihan Menjadi Penguntit

Ketagihan Menjadi Penguntit

Apakah orang ini sudah gila? Aku bahkan dapat melihat orang itu sedang berjalan ke arahku melalui celah karung, hingga akhirnya sepasang sepatu yang penuh dengan lumpur muncul dalam pandanganku. Ikatan tali pada tanganku sudah sepenuhnya terlepas. Semua sudah berakhir.
5.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai sepatu lumpur sawah
Baca
+Pustaka
LANTING BRUGA

LANTING BRUGA

Ki Rawa Hangus mengarahkan telapak tangannya, tertuju pada Kidang Alang yang berada cukup dekat dengan pria tersebut. Mendadak muncul lumpur hijau yang membentuk seperti lidah dari seekor katak, atau mungkin terlihat seperti cambuk. Benda menjijikan itu berhasil menangkap kaki Kidang Alang. “Ahkkk ... sial, sepatuku!” Ya, sepatu yang dikenakan oleh pemuda itu mulai membusuk setelah terkena serangan Ki Rawa Hangus. Atas instruksi Rambai Kaca, Kidang Alang akhirnya berhasil melepaskan kakinya dari sepatu tersebut, tapi ceceran lumpur hijau masih melekat di celana, dan mulai menyebar.
9.33.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120.5K kali sebagai sepatu lumpur sawah
Tampilkan Ulasan (1034)
Baca
+Pustaka
Insan Perantau
sangat menarik jalan cerita..menunggu bab selanjutnya terasa debar di hati menantikan cerita seterusnya.Seakan diri termasuk dalam cerita menantikan lawan yang akan ditewaskan. Rakan- rakan seperjuangan juga menarik isi cerita menghadirkan sebuah cerita yang hebat. Seni pertarungan yang menarik lag
Jayashree
Kalo kamu dijodohkan sosok kaya, rupawan dan sempurna gimana gais? Sayangnya Zora menolak dengan pasti dan memilih kekasihnya yang sederhana. Ayahnya tidak bisa membiarkan hal ini dan berencana untuk menghancurkan kekasih dari putrinya. Hemm gimana kelanjutannya? Mampir ya di "Arti Cinta Untuk Zora"
Baca Semua Ulasan
KASTA HARTA DAN CINTA

KASTA HARTA DAN CINTA

Iluh Suci mengangguk sambil tersenyum, lalu ia segera menuju ke samping dapurnya untuk mengambil sabit. Kemudian dua orang itu terlihat keluar dari pagar rumah yang terbuat dari lumpur itu. Mereka berjalan menyusuri persawahan. Musim penghujan telah mewarnai jalan setapak yang mereka lalui dengan berbagai macam bunga liar. Kupu-kupu terlihat berterbangan dan berhamburan. Sesekali mereka bertengger diatas bunga-bunga kecil berwarna kuning.
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai sepatu lumpur sawah
Baca
+Pustaka
Tahanan di Ranjang Sang Letnan

Tahanan di Ranjang Sang Letnan

"Lumpur ini... seolah-olah ia memiliki nyawa yang ingin menelan kita." Setelah perjuangan melelahkan menembus labirin bakau, mereka akhirnya menemukan tanah yang cukup padat untuk dipijak. Ben melompat turun lebih dulu, tenggelam hingga lutut dalam lumpur, lalu membantu menarik sekoci ke tepian yang lebih kering. Mereka berdiri di sebuah area terbuka yang suram, dikelilingi oleh pepohonan raksasa yang diselimuti lumut.
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai sepatu lumpur sawah
Baca
+Pustaka
Kubuat Suamiku Lumpuh

Kubuat Suamiku Lumpuh

Jangankan marah, buang air besar saja harus dibantu. Tepat satu jam kemudian Susan kembali datang dengan penampilan serba mini, celana pendek di atas lutut, dipadukan dengan kaos longgar tapi menampakkan perut. "Aku jemput anak-anak dulu ya, San. Oh ya popok Mas Ferdi sepertinya harus diganti tuh, kamu tahu 'kan caranya membersihkan kotoran orang lumpuh." "Hah." Mulut wanita itu menganga dengan mata membulat.
1043.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 860 kali sebagai sepatu lumpur sawah
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Simbiosis Parasitisme

Tetanggaku Simbiosis Parasitisme

"Cepetan tolongin pak, aku jatuh. Gara-gara ada lubang... Ih... Bau banget lagi lumpurnya. Bau amis keong ini pasti," "Sini mbak... Kami tarik," dua orang bapak-bapak mengulurkan tangannya menarik Niken naik ke atas jalan. Setelah Niken sudah sampai diatas. Beberapa bapak-bapak masuk ke dalam sawah yang penuh lumpur. Mereka membantu menaikkan motor butut Niken. "Kok bisa masuk sawah mbak? Padahal jalannya ga licin," tanya salah satu ibu-ibu yang ada disana.
107.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai sepatu lumpur sawah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status