Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sentuh Aku, Pak!

Sentuh Aku, Pak!

suara Keina keluar serak dan pelan. “Pagi.” Kahfi meletakkan kedua piring di meja dengan gerakan yang lebih cepat dari biasanya. “Sarapan dulu kalau sudah segar.” Tanpa menunggu respons, dia berbalik dan melangkah masuk ke toilet, menutup pintunya dari dalam. Lalu berdiri di depan wastafel, memandang bayangannya sendiri di cermin. Mengambil napas panjang.
9.81.1M viewsOngoingAdded to Library 22.6K Times as serum kahf
Show Reviews (48)
Read
+Library
helloimironman
Hallo, ini ironman! Maaf karena cerita ini blum ada bab terbaru. Abis Lebaran aku drop, ditambah minggu ini aku UTS. Jadi bener2 susah cari waktu buat nulis. Aku pun sebenarnya udh kangeeen banget sama Carla dan Pak Savian. Mhn do'anya ya temen2 smg aku cepet sehat dan bisa kmbali nulis lagi! ...
FF Gaming
sedang seru seru nya membaca ...yaaaaah abis tak ada lagi sambungannya..gw kan penarasaran cerita kelanjutan nya....setiap hari gw buka berharap ada keajaiban cerita untuk selanjutnya..tapi hasil nya kecewa sangat......
Read All Reviews
Iship Memoar

Iship Memoar

Ifan mencoba menghibur Hifa dengan lelucon omong kosongnya. “Haha… dia memang gak pernah suka sama aku sih.” Hifa menjawab datar. “Aku bilang anak itu KAD. Dia bilang aku ngasal.” “Anak yang mana?” “Yang sesak tadi.” “Oh, iya. Kan memang dia asidosis. pH darahnya sampai 6. Ketonnya juga positif.” “Tu kan! Aku juga bilang dia KAD. Tapi dr. Meri bilang aku ngasal,” keluh Hifa.
106.3K viewsCompletedAdded to Library 251 Times as serum kahf
Read
+Library
Kebangkitan Pendekar Amnesia

Kebangkitan Pendekar Amnesia

Kenapa hari ini tiba-tiba meledak seperti itu? Kahfi sedikit menenangkan emosinya, lalu menghela napas panjang. "Aku sendiri juga nggak tahu. Aku cuma punya firasat buruk." "Firasat buruk?" Kaden sedikit mengernyit. "Firasat apa? Kenapa tiba-tiba muncul firasat seperti itu?" "Nggak tahu." Kahfi menggeleng dengan ekspresi serius. "Aku cuma merasa akan terjadi sesuatu yang besar. Bahkan mungkin sesuatu yang bisa mengancam hidup mati Keluarga Saif."
9.687.7K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as serum kahf
Read
+Library
Aku Menghamili Istri Sahabatku

Aku Menghamili Istri Sahabatku

"Kau tampak sangat gelisah, sahabatku. Apakah ada sesuatu yang mengganggu pikiranmu?" "Hanya rasa haus darah yang tidak tertahankan," jawab Kael bohong, ia sengaja memunculkan sedikit taringnya agar Adrian merasa puas. "Kau tahu efek samping dari serum ini setiap kali bulan mendekati fase purnama."
102.4K viewsCompletedAdded to Library 67 Times as serum kahf
Read
+Library
Kafan Hitam

Kafan Hitam

“Di mana dia?” “Saya ... tidak tahu, Pak.” Ustaz Ahmad terpejam, berusaha menggali ingatan. “Saya tidak ingat apa-apa.” “Astagfirullah.” Kiai mengelus dada. “Ini pasti karena serbuk tadi.” “Serbuk?” Kiai berdiri, kemudian disusul aksi serupa oleh Ustaz Ahmad dan Ilham. “Lihat orang-orang itu,” tunjuknya.
9.774.9K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as serum kahf
Read
+Library
Tiga Bayi Sang Mafia

Tiga Bayi Sang Mafia

jawab Kahfi membuat Luna terkejut mendengar perkataan dari Kahfi. "Maksudmu mereka mau menyerang kita?" tanya Kiano. Kahfi menganggukkan kepala. "Iya benar, kalian tahu kenapa dia ingin menyerang kita? Itu karena dia ingin membuat kita lenyap dalam artian dia mengincar sesuatu bukan nuklir dan juga racun dan segalanya yang dia kejar ada satu, aku yakin kali ini aku bisa mendapatkannya apa itu," jawab Kahfi yang membuat mereka semua tanda tanya.
10117.8K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as serum kahf
Read
+Library
ZahFad

ZahFad

"Nak Zahra ...." Zahra menoleh ke belakang. Disana ada Uztadzah Khasanah. Ia mendatangi orang yang usianya sekitar 40 tahun itu. Zahra mencium tangannya dan tersenyum. Sudah lama senyum itu tidak terlintas didalam hidupnya. "Nak, kamu sedang apa? Celingak-celinguk kaya mencari sesuatu." "Hmm ... saya mencari Marisa, Uztadzah." ya, kata-kata yang sopanlah ia bisa belajar dari Marisa.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as serum kahf
Read
+Library
Suami Licik Istri Cerdik

Suami Licik Istri Cerdik

Tak ada peluk hangat atau kecvpan lembut di dahi. Sudahlah Halimah, apa lagi yang kau harapkan dari lelaki yang hatinya sudah terbagi? "Ada apa, Mas? Sepertinya serius sekali?" Aku duduk di hadapan Kahfi, berusaha mengunci mulut untuk tidak bertanya tentang Sarah dan putrinya. "Ini apa?" Kahfi menunjukkan sebuah kartu membuatku terpana. "Sejak kapan kamu pakai K-B? Kenapa nggak konsultasi sama aku? Sebegitu nggak maunya kamu punya anak lagi?"
1022.0K viewsCompletedAdded to Library 724 Times as serum kahf
Read
+Library
KINASIH

KINASIH

"Itu buat kamu, As. Kami tahu, Bayu tak memberimu susu dan asupan vitamin lainnya." Sontak kedua mata Bayu melebar, mulutnya terbuka sedikit dan cepat menggeleng. "Hei, Anda jangan salah sangka ya. Saya selalu memberikan yang terbaik untuk dia, termasuk susu dan cek kesehatan tak pernah telat." Mereka tertawa bersama, namun tidak dengan Asih. Diam-diam, dia menunduk. Menahan genangan air di pelupuk mata yang hampir pecah.
1.3K viewsCompletedAdded to Library 37 Times as serum kahf
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status