Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
NIKAH? TAPI BOHONG!

NIKAH? TAPI BOHONG!

tutur Kahfi panjang lebar. Sitta dengan debaran di dadanya yang kian menggila akibat keintimannya dengan Kahfi, jadi tak mampu mencerna dengan baik penjelasan panjang dari Kahfi hingga dia pun hanya menjawab, "gue aja nggak tau kalau nyokap lo sama nyokap gue sahabatan, gimana ceritanya gue tahu nomor nyokap lo? Lepasin gue!"
105.5K viewsCompletedAdded to Library 176 Times as al kahfi 1-110
Read
+Library
Kafan Hitam

Kafan Hitam

“Mohonlah pada Allah agar kamu diberi kemampuan untuk melihat sesuatu yang ada di depan kamu sekarang.” Ustaz Ahmad menurut. Bibirnya menggumamkan serangkaian doa. Matanya terpejam, berusaha khusyuk. Begitu netranya kembali terbuka, ia dibuat mundur hingga terjatuh ketika melihat sebuah kubah besar berwarna merah yang berada di depan. Teriakan terdengar dari dalam sana, persis seperti yang ia dengar saat mengambil peci tadi.
9.775.2K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as al kahfi 1-110
Read
+Library
Nobody Knows

Nobody Knows

Kirei tidak kuasa menahan senyumannya. “Jenis kopinya yaitu arabika, librika, robusta, excelsa.” Ujar Haru lagi dia menoleh melihat Kirei yang berada di samping atasannya dengan menyunggingkan senyum. Kirei mendengus kesal mendengar kata asing baginya dia menatap kesal Haru tapi langsung merubah ekspresi menjadi senyuman saat menatap atasannya dan berkata.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as al kahfi 1-110
Read
+Library
Suami Licik Istri Cerdik

Suami Licik Istri Cerdik

Yang lebih mengejutkan pelakunya adalah Kahfi. "Jangan sembarangan mengganti minumanku." Aku mengambil lagi minuman yang diambil Kahfi, tetapi lelaki itu malah menjauhkan gelas tadi. "Minuman itu mengandung alkohol, tak boleh seorang muslimah minum minuman ini."
1022.1K viewsCompletedAdded to Library 728 Times as al kahfi 1-110
Read
+Library
Khair dan Khaira

Khair dan Khaira

Namun, malu dan takut menghantuinya terus. “Duh, padahal Bibi teh bawain kopi, nih!” Khaira menatap nanar cairan kental dalam cup berukuran large yang disodorkan Bi Ocih. Dari warnanya yang tidak terlalu pekat, Khaira mengenalinya sebagai moccacino latte. Salah satu varian kopi yang paling banyak digemari di kedainya setelah cappucinno dan caffe latte.
1011.7K viewsCompletedAdded to Library 316 Times as al kahfi 1-110
Show Reviews (85)
Read
+Library
Eneng Susanti
Siapapun yang membaca cerita ini, tolong berikan tanda dengan komen atau ulasan. Walau hanya sepatah dua patah kata, itu sangat berarti bagi penulisnya 🥲 Terima kasih buat semua yang sudah memberikan ulasan ...
Agatha Orchidas
ternyata cerita ini manis kak... ... aku suka alurnya, aku gak paham ttg bahasa yg bagus baik dan benar itu seperti apa... sejauh ini bagiku bahasa hanya penghantar penyampaian kata... intinya aku suka... ... semangat terus kak... lanjut ya... ...
Read All Reviews
Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan

Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan

Tapi dia tidak memiliki aura. "Pagi," jawab Arka singkat, meletakkan tas kerjanya. "Kopi Bapak sudah siap di meja. Black coffee, tanpa gula, suhu 85 derajat Celcius, menggunakan biji kopi Arabika Gayo. Sesuai instruksi Bu Bella," lapor Nana dengan suara yang jelas dan tegas, namun monoton. Arka melirik cangkir di mejanya. Uap tipis mengepul.
15.1K viewsCompletedAdded to Library 482 Times as al kahfi 1-110
Read
+Library
Terjerat Cinta Dosen Baruku

Terjerat Cinta Dosen Baruku

Sepuluh menit kemudian, Leena kembali dengan nampan yang berisi satu cangkir porselen putih yang mengepulkan aroma kopi yang pekat yang sangat spesifik. Dengan anggun, Leena meletakkan cangkir itu di meja depan Zayn yang sudah duduk di sofa. “Silahkan, Pak Zayn. Black coffee, no sugar, dengan suhu air tepat 90 derajat. Saya harap ini cukup ‘layak’ untuk standar manusia seperti anda,” ujar Leena dengan nada yang dibuat semanis madu, tapi jelas beracun.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as al kahfi 1-110
Read
+Library
Lara Dan Rasa

Lara Dan Rasa

POV Cahaya Pertama, aku gigit terus kunyah kopinya, biar ada gambaran suhu air, dan gilingannya seperti apa. “Aduh, gimana ya? belum pernah bikin kopi kaya gini lagi.” “Tenang cahaya, pelan-pelan pikirin.” Aku terus bertengkar dengan logika. “91… eh 92 deh… bentar takut kurang tinggi… 95 aja deh, sekali kali coba ah, orang ini terang banget kopinya” aku bergugam sendiri, untuk menentukan langkah menyeduh kopi.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as al kahfi 1-110
Read
+Library
Sweet Coffee

Sweet Coffee

Hanya butuh waktu 15 menit hingga akhirnya dia sampai di parkiran kafeku. Dengan ekspresi bahagia, Alan melangkahkan kakinya memasuki kafeku. Bahkan dia tersenyum ramah ketika beberapa karyawan menyambutnya. Begitu dia memilih tempat duduk, Mako berjalan mendekatinya lantas berdiri di samping mejanya. “Silakan pesanan Anda, tuan.” Buku menu diserahkan pada Alan dari Mako. Alan pun menerimanya lantas membukanya. “Hot Capuccino Latte.”
3.0K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as al kahfi 1-110
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status