Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Selìni

Selìni

Mengingat dirinya bahkan pernah merantai diri sendiri agar tidak kelepasan hilang akal di siklus Rut pertama. Saat seorang alpha dalam masa siklus Rut, seakan tubuh diambil alih dan jadi orang lain. Antara sosok wolves dan manusia di dalam badan terjadi perang dingin mengendalikan kontrol diri. Karena, Rut adalah masa birahi. Kadang alpha yg sedang Rut harus diisolasi jika belum memiliki mate atau pasangan, berbahaya apabila dibiarkan berkeliaran dan membahayakan omega atau beta lain. Bisa juga menggunakan obat yg berguna menekan dorongan gelombang Rut. Pertama karena yg sedang dalam masa Rut bisa seperti orang gila, kesetanan, sulit dikontrol, dan seakan hilang akal. Alasan utama disebabkan
906 viewsOngoingAdded to Library 28 Times as setir
Read
+Library
SANTET

SANTET

SANTET PAKAIAN DALAM 11 Tepat tengah malam, Ita duduk di kursi menghadap jendela kamar Nining. Ia menaruh meja kecil di depan jendela kamarnya, menempelkannya ke tembok. Di atasnya Ita menaruh cawan yang telah ia isi dengan air, di atas permukaan cawan itu ia taburi bunga. Lalu dengan silet Ita melukai ujung jari telunjuk dan jari tengahnya. Darah menetes ke dalam cawan. Kemudian Ita mengaduk-aduk isi cawan tersebut, sehingga air yang tadinya bening seketika berubah warna menjadi merah. Secuil kemenyan ia bakar, baunya menguar menusuk indra penciuman. Asap itu meliuk-liuk disapu angin. Setelah Itu Ita menutup matanya, menangkupkan kedua tangannya di atas kepala. Mulutnya berkomat-kamit me
9.27.0K viewsCompletedAdded to Library 222 Times as setir
Read
+Library
Setitik Nila

Setitik Nila

“Siapa nama lengkap pak Gavin, La?” “Gavinda Nadeem.” Nila berhenti tepat di depan pintu lift yang masih terbuka. Memandang Kirana yang masih terpaku di dalam dan memegangi dadanya. Melihat wajah mamanya yang tampak pucat, Nila lantas buru-buru masuk ke dalam. Merentangkan satu tangan Kirana agar merangkulnya. “Mama kenapa? Nggak enak badan? Mau ke rumah sakit?” “Mama nggak papa.” Kirana menggeleng. “Mama cuma ... cuma ...”
1037.2K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as setir
Show Reviews (25)
Read
+Library
Maria Adjah
sedikit menguras emosi... walau agak ringan dari novel² mbak kanita yg lain nya... tapi tetap alurnya selalu buat penasaran... selalu suka buku² yg d tulis mbak kanita... semangat terus mbak kanita menulis buku² yg lain... aq selalu menunggu karya karya mu yg terbaru mbak...
Meilia
baru kali ini q baca karya mba yg lagi on going, karena sebelumnya q baca yg UD end, tapi baru baca awal aja Uda nyandu pengen terus .. suka sama alurnya, gaya bahasa , tema ny juga menarik dn g bikin bosen... d tunggu typ hari update an nya mba, mg pak djiwa sama nila happy ending pokoknyaa harus.
Read All Reviews
PERSETAN!

PERSETAN!

jawab Radit menggoda, namun membuat jantungku jadi berdebar. “Sudahlah Ndri, kalau rejeki jangan ditolak,” timpal Erin memprovokasi. Erin adalah teman kami satu kelompok. “Ho-oh,” sahut Fien pula. “Indri malu tapi mau itu… eh, mau tapi mau…banget!” imbuhnya yang membuat semua jadi tertawa.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as setir
Read
+Library
DINAR

DINAR

tanya dinar "jika kamu memberikannya pada iorang yang kamu cintai itu akan membuat kalian tidak akan terpisahkan dan jika kalian berpisah ada saja yang akan membuat kalian kembali, cincin ini sebagai magnet yang akan menemukan kalian satu sama lain meski kalian sudah bereningkarnasi" ungkapnya
105.7K viewsCompletedAdded to Library 227 Times as setir
Read
+Library
Beyond the Light

Beyond the Light

tanya Klaus penasaran. “Kau tidak sadar? Aku sebelumnya sudah memberi tanda di bahumu waktu di perjalanan,” jawab Seth. “Tanda?” “Namanya Trace Art, teknik yang dibuat oleh Tuan Herreros. Sebenarnya, itu teknik yang berbahaya. Tetapi, tidak ada cara lain untuk sampai ke Rivera dengan cepat. Jika aku berlari, maka aku akan kalah cepat dengan bola api milik Amy,” jelas Seth. “Teknik itu hanya diketahui para petinggi Escalera dan Tim Elite tentunya. Teknik itu … kalau aku mati, kamu juga akan ikut mati.”
103.5K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as setir
Read
+Library
PETRICHOR

PETRICHOR

Martin Lacava Lelaki keturunan australia dan jerman dan memiliki latar belakang keluarga pebisnis sama dengan yang lainnya. Cukup sekian penjelasan mengenai kesepuluh murid istimewa itu, mereka berada di kelas khusus yang dinamai Executive class atau mereka lebih suka menyebutnya X class. Tampilan mengenai kelas itu sangatlah mewah dengan beberapa ornamen seperti pada masa yunani kuno dan ada beberapa bunga baby breath yang di tanam disana serta kelas yang di lengkapi dengan peralatan memasak seperti sedang berada di rumah. Kelas itu seperti sebuah mansion ah atau itu sebenarnya memang bukan kelas, karena suasananya sangat nyaman seperti berada di rumah yang penuh dengan segala kemewahannya.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as setir
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

ucap Xaviera membuat dahi Caiden berkerut. "Dengannya? Siapa?" tanya Caiden kebingungan. Xaviera terdiam sejenak, kemudian dia menatap tepat di mata suaminya. "Bitari," jawabnya dengan suara lesu. Mendadak suasana menjadi dingin. Mereka berdua sama sekali tidak mengeluarkan suara. Mereka hanya saling tatap dan diam. "Mengapa kau diam? Kau masih ingat dengan Bitari bukan? Dia adalah Tari adikku," kata Xaviera mengguncang tubuh Caiden.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as setir
Read
+Library
Ketetapan Cinta

Ketetapan Cinta

Jawaban Dila singkat membuat Melia geram. Saat itu Dila memang berani dengan Melia dkk karena memang Dila orang yang tegas dan berani melawan jika dia tidak salah. Namun Dila mengetahui jika keberaniannya justu membuat ia akan menghadapi masalah dengan Melia dan teman-temannya. Hari senin itu merupakan hari di laksanakan tes beasiswa. Tak lupa sebelum berangkat sekolah Dila meminta doa Ibu dan Adiknya supaya Tes Beasiswanya kali ini bisa diberi kelancaran dan kemudahan.
105.0K viewsOngoingAdded to Library 155 Times as setir
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status