Aku selalu dibuat heboh oleh perdebatan pasangan di fandom—itulah bagian paling seru dari jadi penonton yang overinvolved. Shipper itu pada dasarnya orang yang mendukung atau berharap dua karakter punya hubungan romantis; kadang karena chemistry mereka di layar, kadang karena headcanon atau hanya karena lucu dilihat bareng. Sebagai shipper aku sering ikut membuat fanart kecil, baca fanfic, dan ngikutin tag di media sosial buat lihat kalau ada momen-momen manis yang bisa dipelintir jadi bukti pasangan itu cocok.
Contoh pasangan yang sering di-ship di anime ada banyak: 'Naruto' punya NaruHina (Naruto x Hinata) dan SasuSaku (Sasuke x Sakura); 'Sword Art Online' jelas laris dengan Kirisuna (Kirito x Asuna); 'Haikyuu!!' punya KageHina (Kageyama x Hinata) yang fandomnya galak tapi kreatif; 'Fullmetal Alchemist' punya EdWin (Edward x Winry) yang wholesome. Ada juga Eren x Mikasa di 'Attack on Titan' (Eremika), Shinji x Asuka di 'Neon Genesis Evangelion', dan banyak lagi.
Buatku, bagian paling manis dari shipping bukan hanya pasangannya, tapi komunitas yang tumbuh dari situ—momen-momen fanart kolaboratif, fanfic yang bikin baper, sampai meme kocak. Kadang shipper juga ngebentuk istilah pairing yang populer, dan itu selalu seru buat diikuti di timeline. Aku biasanya cuma ikut senyum-senyum liat fanwork favoritku, dan itu cukup bikin hari jadi lebih berwarna.