Jika Hidupmu Tinggal 72 Jam
Bagelcerita kontol adikpuisi tentang adikkucerita kakak adik yang saling pedulipuisi untuk adik
:)]
Membaca pesan itu, seluruh tubuh ibu mulai bergetar karena marah.
Ia menggigit bibirnya menahan tangis, genggamannya di tanganku menguat seakan hendak menuangkan seluruh hidupnya padaku.
Aku tertawa kering, getir, lalu terhenti di tenggorokan.
Aku hanya punya dua penyesalan dalam hidup, tidak ikut pergi bersama ibuku, dan memperkenalkan Halida pada keluargaku.
Aku pertama kali bertemu Halida di sebuah konferensi penulis muda. Dia baru saja ketahuan melakukan plagiarisme, dan semua orang mengucilkannya.
人気のチャプター