Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
FREL.

FREL.

Aku memejamkan mata sesaat, berusaha mengingat bait demi bait puisi yang pernah aku baca. "Kala hujan gerimis, bagai bunyi tambur mainan, anak-anak peri dunia yang gaib. Dan angin mendesah, mengeluh dan mendesah. Wahai, Dik Narti, aku cinta kepadamu! Ku—" "Ehm! Nama gue bukan Dik Narti, lho." Kak Kevan memotong puisiku seraya menahan tawanya. "Eh? Iya, ya? Bentar, bentar. Gue ganti lagi."
9.426.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 927 kali sebagai puisi untuk adik
Tampilkan Ulasan (46)
Baca
+Pustaka
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Yunia Rina
iih.. gemes aku sama novel romantis gini.. sukaa.. jalan ceritanya seru. Mengingatkanku masa2 SMA. Pernah kesandung cinta segitiga juga hahaha.. Novelnya bagus nih kalo dibikin filmnya. Masih ditunggu yaa thor novel FREL season 2 (:
Baca Semua Ulasan
Ternoda sebelum Malam Pertama

Ternoda sebelum Malam Pertama

“ketika burung beterbangan di angkasa Saling bertaut dan bergandengan sayap Ada ayah dan ibunya yang menuntun sayap si anak Dan ada pula kakak adik yang sedang mengejarnya. Sangat indah menurutku, ku panjatkan doa untuk segera bisa seperti mereka. Karena aku saat ini sedang memeluk erat ibuku dan merengkuh ayahku yang sedang berjuang. Semoga segera lulus dan ijazah kami terima secepatnya.” Dan pesan yang dikirim olehnya sudah dibaca dan dibalas olehnya. “halo si penjaga abiku.” Balasnya
1023.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 636 kali sebagai puisi untuk adik
Baca
+Pustaka
DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR

DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR

♡ Sejak kubertemu denganmu Kau menjadikan dirimu segalanya bagiku Di pagi hari, kau adalah embun yang menyejukkan hatiku Di siang hari, kau adalah matahari yang menyinari hariku Di malam hari, kau adalah rembulan yang menerangi langkahku Terima kasih, Karena telah menjadi seseorang yang berarti dalam hidupku ♡ Puisi yang saat itu aku anggap lebay dan norak! Jadi itu Reno?
8.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 285 kali sebagai puisi untuk adik
Baca
+Pustaka
Ketika Kamu Lebih Memilih Adikku

Ketika Kamu Lebih Memilih Adikku

Dalam sisa kesadaranku, aku melihatnya terbaring pucat, oksigen menutup hidungnya, namun saat matanya sempat terbuka sepersekian detik, ia masih berusaha mencari wajahku. Seolah memastikan aku masih bernapas. Kenangan itu membuatku tersenyum tipis saat melihat foto kami di ponsel. Ironis, mengingat semuanya akan berakhir. Dan penyebabnya adalah adik angkatku. Alia. Setiap orang di kota Mevin tahu bahwa keluargaku dulu memiliki dua putri, Icha dan Tapashi.
452 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai puisi untuk adik
Baca
+Pustaka
Adikku Ingin Jadi Artis

Adikku Ingin Jadi Artis

"Harta yang paling berharga adalah keluarga Istana yang paling indah adalah keluarga Puisi yang paling bermakna adalah keluarga Mutiara tiada tara adalah keluarga Selamat pagi Emak Selamat pagi Abah Mentari hari ini berseri indah Terima kasih Emak Terima kasih Abah Untuk tampil perkasa bagi kami putra putri yang siap berbakti "
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai puisi untuk adik
Baca
+Pustaka
Adik Pacarku yang Manis

Adik Pacarku yang Manis

“Kamu ini, bukannya sudah sepakat kalo di hari pertama hanya coba-coba saja? Kenapa malah memaksakan diri sampai selelah ini?” Lalu dia menoleh ke arahku, nadanya penuh manja bercampur keluhan. “Kamu juga sama saja. Sebagai kakak ipar, kamu tidak tahu bagaimana caranya menyayangi adik ipar.” “Dia baru saja masuk kuliah dan sudah bersedia membantu kamu melakukan banyak pekerjaan. Kamu benar-benar tidak kasihan pada adikku.” Kasihan?
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai puisi untuk adik
Baca
+Pustaka
Hinaan Dari Keluarga Suami

Hinaan Dari Keluarga Suami

Pov Bayu Stela adikku. Saat ia tumbuh dewasa, ia bukan lagi adik kecil yang kubimbing saat menyeberang jalan. Bermain di halaman rumah, berlari. Saat ia terjatuh, aku yang menggendongnya meskipun akhirnya akulah yang dimarahi ibu karena tak bisa menjaganya. Namun, sekarang ia malu mengakui diriku kakaknya, ada rasa sedih dan kehilangan. Adik yang kusayang, adik yang kumanja akan tega berbuat ini. Dan itupun di saat aku tak bisa memberi lagi. Dan rasa hormat itu sudah lama hilang seiring hilangnya satu kakiku.
9.9252.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.6K kali sebagai puisi untuk adik
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
Desri Marifa
untuk stelan dan ibunya tragis sekali cerita nya.. untuk Rina,, ini sangat menginspirasi.. klo boleh tau apakah ini sesuai dengan kehidupan nyatanya penulis atau gimana..? jadi penasaran kok ada mertua sama ipar kek gitu ya.
Nisa Nurpasa
Yuk Baca Novel Menikahi Gadis Desa --> Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi penyebabnya. Akankah Sarah hidup bahagia bersama pasangannya kelak?
Baca Semua Ulasan
Adik Ipar, Jangan Goda Aku

Adik Ipar, Jangan Goda Aku

Sebaiknya kamu berdoa malam ini, karena aku tidak akan membiarkanmu menang. Luci : Hahaha, aku bilang apa, aku tidak akan membiarkanmu menang. Good night, aku akan mimpi indah sekarang. Luci : Pagi Zega. Semalam aku mimpi buruk. Aku tidak mimpi merayakan pesta kemenangan, tapi memimpikanmu. Btw, kamu tidak pernah membaca pesanku. Luci : Zega (emoticon menangis) Zega menarik nafas. Dia tahu pesan terakhir Luci saat ayahnya meninggal. Akhirnya Zega membalas pesan Luci.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai puisi untuk adik
Baca
+Pustaka
Antara Aku dan Adik Tiriku

Antara Aku dan Adik Tiriku

Dia menggelengkan kepalanya tak habis pikir. "Seingatku, aku memang tidak punya adik," gumam Syaqila. Dia masih ingat saat ia meminta adik pada ibunya, ibunya itu menolak dan malah meminta Syaqila untuk menganggap sepupu-sepupu kecilnya sebagai adik. Tapi, tentu saja itu akan berbeda. Adik-adik sepupunya itu tidak akan bisa bebas bermain dengannya. Mereka juga tidak bisa bebas menginap di sini karena mereka pasti akan lebih memilih ikut pulang jika orang tua mereka pergi. "Adik yang mana sih? Bukannya aku anak tunggal?" ucap Syaqila tetap menyanggah ucapan ibunya.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai puisi untuk adik
Baca
+Pustaka
Aira's

Aira's

Bait Untukmu Setetes air mata telah memadamkan semangatku, Seucap kata dari kau telah membelah hatiku, Kau bilang aku bodoh, Kau bilang aku tak gigih, Pembacaan puisi yang ditayangkan perdana di tv nyaris membuat ayah menangis seorang diri ketika mendengar dan melihat bagaimana pilunya Aira membaca puisi. "Maafkan Ayah Nak!" batin ayah sendu dan meremas kuat selimut yang ia pakai.
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 474 kali sebagai puisi untuk adik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status