Dilamar Tuan Duda
Mereka terus bersenda gurau dengan tangan saling mengikat tubuh satu sama lain.
“Apa maksudmu kulkas dua pintu?” Rain mengernyit.
“Kamu tahu, Rain? Awal bertemu dulu, kamu itu sangat-sangat-sangat dingin, apatis, menjengkelkan, dan super menyebalkan. Jadi, aku sering menyebut kamu si Kulkas Dua Pintu.”
“Selain itu, aku juga si Asam Sulfat, kan?” Rain mendelik istrinya.
Hot Chapters