Duda Tetangga
Baru saja Bu Herman berjalan sepuluh langkah setelah keluar dari halaman rumah Fariz, ia dapat mendengar ocehan istri Pak RT itu dengan jelas, tengah membicarakan dirinya.
"Kasihan benar nasib Pak Dokter itu, Pak, dapat istri model Ica yang punya penyakit aneh dan lupa ingatan itu. Masa nggak ingat habis bercinta dengan suami sendiri."
"Maksudnya, Bu?" Pak RT menghentikan langkahnya sambil menutupi mulut. Sadar kalau ia berbicara terlalu kencang.
Fariz buru-buru bersembunyi di balik tembok, tak ingin tetangganya itu sadar kalau dirinya masih berada di teras depan rumah.