TRASHY
tujuannya membeli minuman kaya ion yang dapat menyegarkan tubuh di salah satu kantin sekolah.
Beda manusia beda cerita. Beda pikiran beda keinginan. Bagi Diana, otaknya kini seakan terombang-ambing karena dihantam ombak lautan. "Mamah pasti yang paling setuju... Otomatis waktu nggambarku berkurang kalo gini, shhh." desisnya tak suka membayangkan hal yang paling ia benci. Baginya menggambar adalah kesenangan dan ketenangannya. Bukan sebatas hobi belaka, tapi ia butuh menyalurkan imajinasi, karya, dan idenya, itu semua hanya bisa dilakukan di dunia bernama seni menggambar.. Pokoknya semua perasaannya pasti menyatu di saat serbuk pensil mulai mengisi kekosongan kertas bukunya, sulit bagi Diana
Hot Chapters