Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sweet Passion

Sweet Passion

jawab Mutiara dengan sopan. Meski selalu membuat masalah dan terkesan dingin, Mutiara juga bisa bersikap baik kepada orang lain. "Tante? Berapa usiamu saat ini?" tanya sang putri. "19, tante," jawab Mutiara mengarang. "Kalau begitu panggil aku kakak. Usiaku masih 23ntahun. Memang sih penampilanku seperti ini," ucap putri dari Ibu itu. "Namaku Zea, tapi Mama dan adikku selalu manggil aku dengan sebutan Zi, kamu panggil aku ... Kak Zi saja!" imbuhnya.
108.9K viewsOngoingAdded to Library 346 Times as smiling flower seventeen
Read
+Library
STARMOON

STARMOON

lepas frensques kasar Wanita 17 tahun itu yakin jika Adera gadis pembawa sial baginya masih hidup diluar sana, ia tidak bisa mempercayai sipapun kini, ambisinya semakin besar untuk mendapatkan liam yang kini masih meneriaki rembulan di tebing peterburg sendirian Hutan belakang, Dvorets Imperor
103.1K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as smiling flower seventeen
Read
+Library
Summer Pieces

Summer Pieces

Aku pun menghela nafas panjang dan kembali ke dalam *** Jon Agustus, 2015 Ia tampak oke. Sungguh, ia tampak sangat cerah. Kali ini cocok sekali dengan namanya itu. Summer. Dan pagi ini cewek itu kelihatan begitu manis. Aku membayangkan bagaimana jika kuajak ia ke sebuah toko permen dan coklat favoritku, pasti ia girang bukan main. Pasti ia terlihat tambah cantik kalau ceria begitu terus.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 128 Times as smiling flower seventeen
Read
+Library
Broken Flower

Broken Flower

Apa arti dari bunga mawar hitam? Dia termenung sejenak, sampai akhirnya Grassiela mendengar sebuah percakapan samar dan menyadari ada orang lain di sana. Dia mendongkak lalu terkejut menemukan Laurine tengah bertegur sapa dengan Helena, ibunya. Wanita paruh baya itu menatap putrinya dengan marah. "Anak nakal. Di sini kau rupanya!" ***
1011.3K viewsOngoingAdded to Library 407 Times as smiling flower seventeen
Read
+Library
Excite 17

Excite 17

Alisnya tebal, tulang hidung yang tinggi, rahang yang kokoh, bibir penuh berwarna merah muda, kulit berwarna pucat terang. Proporsi yang sungguh sempurna. Apakah dia dewa yang turun dari langit? Atau malaikat yang menyamar sebagai manusia? Duarr… Aku terlonjak. Ugh, sepertinya petir selalu mendukungku untuk tidak berkhayal lebih jauh. Sambil mengerjap-ngerjap, aku berusaha mengembalikan kesadaranku yang sudah terbang kemana-mana.
1016.3K viewsCompletedAdded to Library 522 Times as smiling flower seventeen
Show Reviews (20)
Read
+Library
Rhadeena Natasha
walaupun suda baca berulang2 kali debaran jantung ku masih sama . bab sedih , bab gembira . terasa sehingga ke jantung tiap kali menghayati setiap bab . seolah2 aku yang merasai keterpaksaan watak dlm cerita ni . mmg best .
KookiePinky
Ahey, nama Pak Guru seperti nama dosenku yang cukup, ehem, meresahkan ......... first ketemu dah nyosor aja si Bapake. Btw, semangat ya thor lanjutinnya. Terus ada sedikit krisar, perihal dialog tag, bisa dicari tahu lagi karena kulihat antara dialog tag dan action itu belum bisa author bedain Semangat
Read All Reviews
Blue Flame

Blue Flame

Sebastian menatap mawar hitam itu beberapa detik, seolah memilih kelopak paling sempurna. Lalu tanpa ragu, tangannya memetik satu tangkai dengan gerakan lambat namun tegas. Kelopak bunganya tetap segar seakan tak tersentuh perpisahan. Ia melangkah maju, mengangkat bunga itu ke dekat wajah Rohana. Kelopaknya hampir menyentuh ujung hidung gadis itu. Jarak mereka kini hanya beberapa inci. “Anggap ini hadiah karena kau bersedia merawat bunga spesialku,” ucapnya lembut, namun nadanya tajam, seperti bilah tipis tersembunyi dalam sutra.
825 viewsOngoingAdded to Library 28 Times as smiling flower seventeen
Read
+Library
Last Flower

Last Flower

Yuri yang kebetulan melihat Bayu yang baru tiba, langsung memberikan sebuah pertanyaan. "Siapa nama pelukis The Flower Carrier?" "Saya, Kak," sambut Bayu dari barisan belakang sambil mengangkat tangannya. "Ya, kamu." Salah seorang senior menunjuk Bayu yang menjadi satu-satu murid baru yang mengangkat tangan. "Diego Rivera, Kak." Seniornya memanggil Bayu, lalu memberikan tanda tangan mereka bertiga. "Makasih," ucap Bayu pada Yuri setelah mendapatkan tanda tangannya. Bayu sadar kalau Yuri sengaja melemparkan pertanyaan yang dapat dijawab dengan mudah oleh Bayu.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as smiling flower seventeen
Read
+Library
The Sunday Sunflower

The Sunday Sunflower

Ia baru berhenti ketika sepatunya terantuk sesuatu. Ketika menunduk, Fanala menemukan benda yang sejak tadi tak disadari eksistensinya. Sebuah pot bunga matahari. Keningnya mengernyit. Segera dicabutnya selembar sticky notes yang menempel pada sehelai daun. 'Sorry untuk dua hari Minggunya', tertulis di sana. Menerbitkan senyum lebar di wajah Fanala. Penggemarnya belum meninggalkannya! Seseorang itu hanya mengganti format bunganya.
4.5K viewsCompletedAdded to Library 152 Times as smiling flower seventeen
Read
+Library
Flower Travel

Flower Travel

"Cuma satu bunga aja, nanti juga tumbuh." "Jangan, Nak!" Tidak kupedulikan raungan orang tua tersebut dan aku langsung memetik bunga kutukan ini dengan rasa puas sampai tersenyum lebar. "MEGAN, STOP!" Terdengar teriakan Sherly dan aku sontak menoleh hingga melihatnya yang sedang berlari sembari membawa buku flower travel tengah terbuka. Matanya membulat, seolah sedang panik.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as smiling flower seventeen
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status