KUBUAT KAU MENGEMIS CINTAKU
Dia bahkan tak menyapa, malah melengos pergi lalu masuk ke dalam kamar dan membanting pintu kamarnya.
Aku tak membahas perihal kedatangannya. Ibu pun tampak tak hendak membahasnya.
“Bu, ini, aku tadi beli sop iga. Bapak kemarin seneng kan kalau makan sama sop, ya?” tukasku. Kuangsurkan tiga porsi sop iga ke arahnya.
“Iya, Va. Alhamdulilah. Kamu lekas makan, gih! Ada yang mau Bapak obrolkan.” Ibu menatapku.