Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Andai Aku tak Menikahinya

Andai Aku tak Menikahinya

Kubaca dan kubuka. Tia I love you. semoga bisa menjadi istri yang patuh terhadap suami, yang menyayangi dan saling menjalankan kewajiban dalam rumah tangga sebaik mungkin. Aku akan berusaha memberikan hak mu sebagai istri secara maksimall. Tegur aku jika salah,bersikap lembutlah ketika ada sesuatu yang tak kau sukai dari tindakanku. semoga kita diberikan anak yang baik lagi berguna bagi agama dan negara.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai kitab marhaban ya nurul aini
Baca
+Pustaka
Salahkah Aku Mencintaimu?

Salahkah Aku Mencintaimu?

Bisa dikatakan ia akan datang ketika sedang dirundung masalah saja. Hati milik Anin benar-benar berdebar luar biasa. Entah kenapa Anin merasa gemetar ketika mengambil sajadah, mukena, serta kitab suci Al-Qur’an. Dipeluk kitab suci itu di depan dada Anin karena ingat betul terakhir mengaji sewaktu masih SD alias sekolah dasar saja. Setelah tumbuh remaja justru lupa dan sibuk soal duniawi yang fana ini. “Ampuni hamba ya Allah,” gumam Anin masih terus menangis—mengingat segala dosa dan perbuatan-perbuatannya dulu.
1015.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 355 kali sebagai kitab marhaban ya nurul aini
Baca
+Pustaka
BANGKIT

BANGKIT

Hibur Rabithah "Thanks, cuma Lo temen yang ngertiin gue." Bel telah berbunyi menandakan jika pelajaran pertama segera dimulai. Wali kelas mereka masuk dan mengucapkan selamat atas bertambahnya umur Aini, setelah itu ia langsung memulai pembelajaran. Aini lumayan pintar dalam pelajaran, sejak kelas VII ia selalu mendapatkan juara kelas. Aini juga pernah menjadi juara umum di sekolahnya, walaupun seperti itu ia selalu berkata jika ia masih belum pintar.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai kitab marhaban ya nurul aini
Baca
+Pustaka
Di Balik Rupa Burukku

Di Balik Rupa Burukku

tanya Ayuni sambil mengeja per suku kata. "Aina. Dia Aina yang kau dan semua orang kenal," jawab Hasan. "Apa? Jadi Abang mau nikah sama Aina? Aina anak Bik Nur, bukan?" cerocos Ayuni, sebelum ibunya mengucapkan sesuatu, dia sudah mengejar jawaban Hasan. "Iya, betul. Aku akan menikah dengan Aina, Aina yang kita kenal, Aina anak Bik Nur pembantu kita," ujar Hasan mantap.
1084.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai kitab marhaban ya nurul aini
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
smk sumbangsihm2
Salam kenal kak.. pertama baca gara2 lokasi cerita di kampung halaman aku. sepertinya kak author sangat mengenal kota Jambi. Aku seperti pulang kampung karena semua lokasi yg disebut langsung terbayang, apalagi setting thn 1997. Tahun terakhir sebelum merantau. Semoga sukses selalu yah
Agus Irawan
Gadis Desa itu merantau ke kota Jakarta, entah mendapatkan nasib manis atau sial. yang jelas menurutnya nasib sial. karena telah dipertemukan dengan seorang pengusaha sekaligus tunangan majikannya. Baca novelnya. "Kembang Desa Sang Miliarder. nama pena" Agus Irawan.
Baca Semua Ulasan
MENIKAH DENGAN SULTAN

MENIKAH DENGAN SULTAN

“Kalau gak suka, buang saja! Aku simpan buat apa.” “Oh, ok!” Hanya itu yang keluar dari mulut Angel. Dia memutar tubuh dan berjalan masuk ke dalam homestay meninggalkan Abian tanpa sepatah kata pun lagi. "Dalam QS An-Nur ayat 26 disebutkan jika wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Jadi … jika memang diri masih belum mendapatkan jodoh terbaik, bercerminlah! Apakah kita sudah sepadan dengan pasangan yang kita impikan?"
9.9259.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.3K kali sebagai kitab marhaban ya nurul aini
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
Novan Sulistiawan
Sangat bagus, menginspirasi dan banyak sekali pesan pesan moralnya. Ceritanya nggak bertele-tele dan Semoga kedepannya author makin sukses dengan kisah2 positif lainnya. Terimakasih banyak atas karya nya ...
Mang Tarja
ceritanya seru dan menarik.. saya suka dgn alur cerita yg tidak monoton terutama bisa buat jantung kaya naik roller coster terimakasih sudah mengisi waktu luang saya dgn cerita sebagus ini saya ikuti terus cerita2 yg lain dari author ini sampai selesai.
Baca Semua Ulasan
Istri Yang Tak Dirindukan

Istri Yang Tak Dirindukan

panggil Ayi pelan. "Ya, Mbak?" Nur berbalik menghadap Ayi. "Maaf, jika aku belum bisa memberikan jawaban sekarang." Tak ingin membuatnya lebih bersedih lagi Ayi kemudian berpamitan pulang. Nur tersenyum, mengangguk hormat pada wanita berhijab syar'i itu. "Maaf, hari sudah larut malam, Aku mau pamit pulang," ucap Ayi yang diikuti salam. "Assalamualaikum."
9.4121.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai kitab marhaban ya nurul aini
Baca
+Pustaka
Setelah Mahkotaku Kau Renggut Paksa

Setelah Mahkotaku Kau Renggut Paksa

Bab 75 Assalamu'alaikum Mas. Bagaimana Nuraini? Sudah ketemu? Aku bantu banyak doa biar Nuraini cepat ditemukan. Saat kamu baca surat ini, mungkin aku sudah pergi. Aku bahagia akhirnya kamu bisa mendapatkan keturunan yang mungkin selama ini hanya mampu kamu pendam sendiri.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai kitab marhaban ya nurul aini
Baca
+Pustaka
Kehidupan Setelah Perpisahan

Kehidupan Setelah Perpisahan

Suaranya penuh keyakinan, memberikan harapan baru bagi Aini. Aini langsung menatap Hanum dengan mata berkaca-kaca, rasa syukur mengalir dalam hatinya. “Masya Allah, makasih ya, Num. Mbak sudah merepotkan kamu terusan. Mbak benar-benar kepikiran Dina. Dina butuh lingkungan baru.” Suaranya bergetar, mencerminkan betapa berharganya dukungan Hanum baginya.
1013.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 390 kali sebagai kitab marhaban ya nurul aini
Baca
+Pustaka
Mahligai Skandal

Mahligai Skandal

"Tubub Aini basah kuyup. Untung, pakaiannya sedikit tebal hingga tidak terlalu nampak lekuk tubuhnya. Gadis itu akhirnya menyerah! ia mendekati Reyhan dan memeluk Reyhan erat. Mereka saling menumpahkan beban satu sama lain. Di ufuk barat. Senja telah tenggelam. Bersisa mega merah di beberapa sudut. Ombak sedikit tenang, dan angin pun mulai memudar. Suasana berubah hening menunggu magrib menyapa. Aini dan Reyhan melangkah meninggalkan pantai untuk kembali ke rumah Reyhan di sebrang jalan. Keduanya diam sampai usai melakukan sholat magrib hanya berkata satu-satu "Ain... Kita makan dulu, yuk? nanti kamu sakit," ucap Reyhan mendatangi Aini sedang memandang bulan dari balik jendela rumah Reyhan
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai kitab marhaban ya nurul aini
Baca
+Pustaka
BUKAN MENANTU KAYA

BUKAN MENANTU KAYA

Sembari menunggu Mas Hasan, iseng kubuat status WA. [“Sesungguhnya dosa besar itu atas orang-orang yang telah berbuat zalim kepada manusia dan telah melampaui batas di muka bumi tanpa hak. Mereka akan mendapat azab yang pedih.“ Qs.Asy-syura :24] Nuri jadi orang yang pertama melihat statusku. Tak lama, dia mengirim balasan. [Nyindir?] balasnya.
1017.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 686 kali sebagai kitab marhaban ya nurul aini
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status