Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Melinda

Melinda

Melinda merasa, kehidupan sederhana yang selama ini yang dia jalani baik bersama almarhum kedua orang tuanya atau almarhum tantenya adalah sesuatu yang membuatnya bahagia, dan dia tidak pernah berpikir atau memimpikan untuk menjadi seorang Milioner. "Kamu tenang saja sayang, tidak usah panik atau ragu, soal profesional di sini ada Pak Herman mantan ajudan kakekmu. Beliau pasti berkenan membantu dan membimbingmu menjadi seorang CEO yang berwibawa seperti di masa kakekmu dahulu." Ryan coba menenangkan hati istrinya, karena ia tahu ada rasa kurang percaya diri Melinda saat ini untuk menjadi seorang CEO perusahaan besar.
105.1K viewsOngoingAdded to Library 188 Times as stephenie meyer
Read
+Library
Vivian

Vivian

suruh Bobby pada Clara. "Aku tak sudi menyentuhnya," bantah Clara memandangi Vivian tampak jijik. "Kupastikan kau tak mendapat apapun jika tak mengurusi calon pengantin Pangeran." Bobby terdengar lantang di telinga Clara yang mengernyit melihat Bobby tiba-tiba berubah tegas seperti itu. Clara berdecak. Ia terpaksa membawa Vivian usai meminta bantuan beberapa wanita muda di pemukiman tersebut.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as stephenie meyer
Read
+Library
Me and You

Me and You

Yang sepertinya ini acara formal dengan rekan kerja orang tua Rara. “Malu kenapa? Kita kan keluarga,” ujar Irsya mencoba meyakinkan Ica, “udah ditungguin papah sama mama loh, Ca.” Baiklah. Tak ada lagi hal yang bisa ia gunakan untuk pergi dari acara ini. Ica berjalan beriringan dengan Irsya masuk ke dalam hotel menuju ruang acara berlangsung. MEWAH, satu kata yang mewakili tempat ini setelah Ica masuk ke dalam sana. Dekorasi dengan dominan warna gold yang terlihat elegan menghiasi ruangan ini.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as stephenie meyer
Read
+Library
StepLover

StepLover

Robert meraih gelas sloki dari atas meja dan meneguk habis isinya. “Ini tidak seru,” ketus Bianca, perempuan itu mengambil duduk di kursi tinggi yang terletak di samping Robert. “Aku berharap untuk bisa melihatnya menangis lebih lama.” Bianca menopang dagu sebelum mendengus, tangannya yang lain dengan nakal menoel-noel pipi Robert. Jujurnya Bianca ingin merekam aksi Candy bergulat dengan tiang, sama seperti dua perempuan di sana.
106.6K viewsOngoingAdded to Library 250 Times as stephenie meyer
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status