Lelaki Pilihan Surga
“Gimana sih kamu? Bukannya dijawab, malah bertanya balik!”
“Mau tidak?”
“Oke, oke,” ucap Citra, pasrah. “Kapan perasaan itu, dikatakan cinta?”
Citra tertawa, tidak percaya dengan pertanyaan Aara. “Astagfirullahh. Sudahlah Ra. Aku menyerah!”
Giliran Aara, terkekeh. Di tengah keseruan obrolan keduanya, ponsel Aara berbunyi.
Ekspresi wajah Aara tiba-tiba berubah, sesaat setelah menerima panggilan di telepon. Tampak, suatu yang serius, kembali mengusik pikirannya.
Hot Chapters