Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Edisi Kelas

Edisi Kelas

sungguh cinta Oo apa adanya Tak pernah kuragu namun tetap slalu menunggu Sungguh aku jatuh cinta kepadanya. Mereka serentak menyanyikannya dengan suara yang fals seakan sudah janjian terlebih dahulu sebelumnya. Aska yang mendengarnya menggoyangkan kepala mengikuti nada lagu yang mewakili perasaannya saat ini. “Kapan jadiannya nih.” kata Ade sudah lelah berbicara. “Udah dipancing-pancing belum nembak juga si Aska.” “Sabar dong. Pasti ada waktunya. Cuma nggak di sini aja. Bisa-bisa Cira pingsan lagi.” candanya kepada Cira yang sudah tidak peduli dengan perkataan Aska.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai suatu ketika
Baca
+Pustaka
Alisya

Alisya

melangkah Kupandang waktu berjalan diam sesuai aturan Tak ada rasa retak Semua, tentang waktu Waktu membawaku disini Waktu menyudahi Pertemuan ini, Aku tak benci, Aku tak marah, Aku tak dendam Waktu, terimakasih Telah menggoreskan jejak Aku, bersyukur Aiys asyik menulis, setelah menyampaikan beberapa rasa Aiys ulang beberapa materi untuk memantapkan persiapan perangnya besok. Kertas guram di hadapan Aiys telah terisi penuh angka-angka dan tulisan. Aiys bersyukur bisa mengerjakan 30 soal malam ini. Aiys menggosok-gosok matanya, rasanya ada sesuatu yang menimpa. Aiys butuh tidur. Waktu Aiys berjalan menuju tempat tidur, Aiys pandanggi ponselnya. Ternyata sudah terisi penuh. Tidak tau kenapa ad
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai suatu ketika
Baca
+Pustaka
Seseorang Yang Pernah Aku Kenal

Seseorang Yang Pernah Aku Kenal

Seandainya waktu itu pandangan kita tidak bertemu Seandainya waktu itu aku tidak menemui kamu Seandainya waktu itu aku tidak mengagumimu Seandainya waktu itu aku mengabaikan semua tingkahmu Seandainya waktu itu aku lebih mendengarkan kata-kata mereka Seandainya waktu itu aku tidak membalas suratmu Seandainya waktu itu kamu tidak melindungi aku dari hujan dengan jas almamatermu Seandainya waktu itu kamu tidak membuatku jadi orang yang penting untukmu Seandainya waktu itu kamu tidak mengikat tali sepatuku Seandainya waktu itu kamu tidak peduli kepadaku Seandainya malam itu kamu tidak menyusulku ke taman Seandainya waktu itu kamu mengabaikan semua melankoliaku Hayden, Kamu ada di saat-saat yang
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai suatu ketika
Baca
+Pustaka
Cintaku Tak Lekang Oleh Waktu

Cintaku Tak Lekang Oleh Waktu

Teriak Arsyad sembari melempar bolpoin pada Bagaskara ** Hanna kembali terbangun dari tidurnya. Lima tahun telah berlalu. Namun, dirinya masih bermimpi buruk tentang kecelakaan maut yang dialaminya. Hanna melangkahkan kaki keluar dari kamarnya, duduk diteras paviliun. Dinginnya udara malam membuat ia mengetatkan sweaternya. Mata coklat indahnya menatap sendu ke arah langit yang saat ini begitu cerah dengan sinar rembulan. Baginya segala kesedihan dan kerinduan akan memudar ketika dia memandang langit yang penuh bintang-bintang.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai suatu ketika
Baca
+Pustaka
DENDAM SANG PEWARIS

DENDAM SANG PEWARIS

Final Tuan Su yang artinya sudah tidak bisa diganggu gugat. “Selamat pagi, Ketua Tim,” sapa Shan Yue kala bertemu Su Li di depan lift. Su Li hanya menganggukkan kepalanya sekilas. Ini bukan pertama kalinya Su Li menjawab dengan sangat irit jadi tidak mengherankan bagi Shan Yue. “Apa yang sedang terjadi dengan Ketua Tim?” tanya Shan Yue kepada Xiao Lu saat sedang menggandakan dokumen. “seperti ada awan hitam di sekelilingnya. Apakah kita membuat kesalahan lagi?” lanjutnya.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai suatu ketika
Baca
+Pustaka
Dibuang Mantan, Dikejar CEO Sultan

Dibuang Mantan, Dikejar CEO Sultan

“Belum.” “Kenapa? Ga baik nunda-nunda terus.” Terdengar embusan kasar napas Shanti. “Lu bener. Saat kita gak tau apakah kita bakal dapat kesempatan lagi atau kagak, gue baru ngerasa udah buang-buang waktu selama ini.”
1092.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai suatu ketika
Baca
+Pustaka
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

Meminta Kepastian Prolog ... "Kita sudah 11 tahun pacaran secara diam-diam (backstreet). Sampai kapan kamu mau seperti ini? Aku sudah berhasrat ingin menikah. Aku ingin kamu jadi kekasih hidupku. Boleh aku temui orangtuamu sekarang? Selalu begitu ... tiap kali aku minta kepastian kamu selalu diam membisu. Waktu terus berputar. Sekarang usiaku sudah 26 tahun. Orangtuaku selalu bertanya "kapan nikah?" mereka sudah tidak sabar ingin menimang cucu."
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai suatu ketika
Baca
+Pustaka
Ketika Suami Mulai Bosan

Ketika Suami Mulai Bosan

“Anak-anak bagaimana, sudah mendingan?” “Alhamdulillah sekarang udah dipindahin ke ruang rawat biasa.” “Alhamdulillah kalau begitu, oh iya jam berapa sekarang Sa?” “Jam 6 pagi, Bang.” “Jam 6 pagi? Berarti aku tidur semalaman.” “Abang itu bukan tidur, tapi pingsan.” “Apa pun itu Abang harus cepet-cepet pergi dari sini.”
1040.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai suatu ketika
Baca
+Pustaka
Ketika Ingatan Pulih, Aku Melepaskan Cintaku

Ketika Ingatan Pulih, Aku Melepaskan Cintaku

Dengan pena merah, aku menggambar tanda silang di tanggal hari ini. Dua hari lagi sampai kakakku datang menjemputku. Aku melepas gaun bernoda lilin itu, lalu masuk ke kamar mandi. Air panas dari pancuran membasahi tubuhku yang kelelahan. Di balik kabut uap, aku menatap bayanganku yang pucat di cermin. Lukas, tujuh tahun lalu kamu menemukanku di tengah baku tembak kawasan kumuh. Kurasa memang aku berutang satu nyawa padamu karena itu.
17.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 510 kali sebagai suatu ketika
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Lagu 'Suatu Hari' yang mengharu biru itu dinyanyikan oleh grup band legendaris Noah, sebelumnya dikenal sebagai Peterpan. Aku masih ingat pertama kali mendengarnya di radio tahun 2005 - vokal Ariel yang khas langsung bikin merinding! Lagu ini menjadi soundtrack emosional banyak generasi 90-an, apalagi pas lirik 'kan kubawa kau jauh dari sini' diputar di acara perpisahan sekolah.

Noah memang ahli bikin lagu yang timeless. Dari aransemen gitarnya yang melankolis sampai lirik puitis tentang harapan dan perpisahan, 'Suatu Hari' itu seperti kapsul waktu yang bawa kita kembali ke masa SMA. Sampai sekarang kalau lagu ini muncul di playlist, pasti langsung auto-stop buat nyanyi bersama.

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status