Gairah Sopir dan Majikan
"Saat matahari terbenam, ada satu permintaan yang ingin kulakukan."
Sonya memandang Arya dengan keingintahuan. "Apa itu?"
Arya tersenyum hangat. "Bolehkah aku menciummu, Bu Sonya?"
Wajah Sonya memerah, tetapi dia merasa rasa bahagia dan keinginan dalam hatinya. Dia mengangguk perlahan, membiarkan Arya mendekat. Dalam sekejap, bibir mereka bertemu dalam ciuman yang lembut dan penuh arti. Ciuman itu mengandung segala perasaan yang terpendam di hati mereka selama ini.