Kemarau Di Ujung Senja
Alhasil kadang malamnya tidak sempat tahajud.
"Oh, ya, sudah. Memang pas samean mrivat anaknya Abah Haris itu kelasmu sudah ada yang gantikan, Lif?"
"Nggih, Umi. Ada kok, Pak Ulum namanya. Lagian mrivatnya kan, kulo juga yang ngasih jadwal."
"Ya sudah, kalau begitu."
"Nggih, Umi."
"Oh, iya, nanti bisa belikan garam sama kecap ke pasar? Lagi habis stoknya e, Lif. Kemarin ada, cuma buat dapurnya santri putri yang juga lagi kehabisan!"
Hot Chapters