Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
System Test 5000

System Test 5000

TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM
2.3K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as system
Read
+Library
Mate

Mate

kata Mas Wira membuatku menatapnya dengan tatapan nahan gondok. Aku berjalan di belakang Hafiz. Ia memperlambat langkahnya hingga kami beriringan. Sepanjang jalan kami diam dan tenggelam dalam pikiran masing-masing. “Bentar.” Hafiz menahanku yang hendak menyebrang. “Ayo.” Hafiz menarik tanganku, sedangkan tangan kanannya di arahkan ke kendaraan agar berhenti dan membiarkan kami menyebrang. “Mas saya pesan vanilla latte, ya.” pesan Hafiz. “Kamu mau apa?”
103.9K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as system
Read
+Library
Unexpected

Unexpected

ucap Bi Mira yang menampilkan ekspresi khawatir sebelum kembali ke meja makan. Helena menimang sebentar sebelum memutuskan untuk mengangkat panggilan yang masuk ke ponsel Felix. Baru saja Helena hendak mengangkat panggilannya, ponsel tersebut sudah selesai berdering, pertanda orang di seberang sana telah memutus sambungannya. Walau dalam hati Helena bertanya-tanya tentang nama yang tertera pada layar ponsel Felix, tapi ia memilih untuk mengabaikannya.
9.838.1K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as system
Read
+Library
MEMORY

MEMORY

Kasihan juga melihat Jordan yang murung karena tak di ingat olehnya. Malam telah tiba, Violet kini berbalut piyama hitam tengah duduk di meja belajarnya sambil bermain hp. Ada notifikasi chat masuk dengan nomor yang tak di ketahui, pesan berikutnya sang pengirim memberitahukan namanya. Karena malas membalas, Violet langsung menekan tombol berbentuk telepon. Sedangkan Jordan yang berada di seberang sana, langsung terkena serangan jantung mendadak karena telpon dari Violet. "Astaga bisa mati kena serangan jantung gue nih."
9.93.0K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as system
Read
+Library
Broken

Broken

tanya Ami terbata-bata “Kok malah nanya, sih? Mending kamu ke rumah sakit Cempaka sekarang. Dia lagi di sana,” ujar Yena memberitahu lokasi Reina. “Aku dengar dia lagi sakit parah,” tambah Yena terlihat sangat prihatin. Namun, Ami merasa ada yang salah dengan semua ini. “Nyonya... nyonya tahu dari mana?” tanya Ami. “Saya? Kamu masih tanya saya tahu dari mana? Emangnya itu perlu?” ucap Yena balik bertanya. “Ma—maaf nyonya. Seharusnya saya tidak tanya seperti itu.”
1013.7K viewsCompletedAdded to Library 465 Times as system
Read
+Library
Me

Me

Meski Rebin meyakinkan kalau itu bukan kesalahan Lea, Lucia bersihkukuh untuk tidak membiarkan Rebin mengajak Lea agar tinggal dirumahnya. Lea menjalani aktifitasnya seperti biasa, Lea memiliki paras yang cantik dengan tubuh atletis dan enchepalon yang memiliki DHA luar biasa. Dia benar-benar gadis luar biasa dengan ingatan sempurna. Setidaknya begitulah yang dilihat Rebin kala itu. Ya, Rebin tidak salah, karena Lea memang gadis yang seperti itu. Meski sebenarnya dia memiliki Short Memory Syndrome. “ Nyonya, Waktunya makan.” Sahut seorang pria yang mengetuk pintu kamar Lea. Dia memanggil Lea dari luar pintu kamar.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as system
Read
+Library
Greedy

Greedy

tegas Rey. Husna menatap Rey bingung. "Drama?" Rey melempar flashdisk itu dan Husna menangkapnya. Husna mendelik, ketika Rey melayangkan flashdisknya ke arah dirinya. "Tidak sopan," batin Husna. Husna menatap Rey dengan wajah masam. Dia mencari sebuah tanda di flashdisk itu. Diflashdisk itu terdapat warna hijau, yang artinya itu adalah flashdisk yang berisi semua drama kesukaannya. Kedua mata Husna membulat. "Seharusnya aku tidak menandainya dengan warna hijau dan biru. Terkadang ibuku tidak bisa membedakan kedua warna itu," batin Husna. "Ah,aku juga salah, karena meminta ibuku untuk mengambil flashdiskku," bisik Husna.
105.3K viewsCompletedAdded to Library 184 Times as system
Read
+Library
Simpanan

Simpanan

Batin Ayumi mendesis gila. Smith yang sudah tak sabar pada akhirnya mengeluarkan senjata keris miliknya yang telah tegak berdiri. Dengan secepat kilat, Smith segera memompa tubuh dari Ayumi secara perlahan. Awalnya Smith melakukannya pelan-pelan, namun seperkian detik berikutnya lelaki itu semakin memperceat ritmenya. Sembari sesekali memberikan kecupan di wajah dan tubuh Ayumi.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as system
Read
+Library
Sistem Tanpa Batas

Sistem Tanpa Batas

juga tablet,laptop dan pc Setelah memilih semua barang yang ia inginkan shen kai ingin membayarnya namun ia dibuat terkejut bahwa semua itu hanus dapat dibeli dengan poin sistem "Sistem.. apa maksidnya ini?? Bukankah semua barang ini dapat ku beli dengan uang??" Shen lomg bertanya dengan heran [Maaf tuan semua barang yang ada di toko sistem memiliki kualitas seratus kali lebih baik dari semua tempat yang menyediakan benda serupa] [Karena itulah semua barang ini hanya dapat dibeli dengan poin sistem] "Seratus kali lebih baik??!!!" Shen long tidak bisa tidak terkejut dengan perkataan sistem.. karena ia sering melihat perkembangan teknologi yang ada tentu saja di tahun dua ribu dua puluh lima p
105.3K viewsOngoingAdded to Library 202 Times as system
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status