Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Memory

Memory

"Apa di antara kalian ada yang tahu?" Mereka berlomba mengeluarkan ponsel, sepertinya mereka mencari berita tentang Aksara di media online. "Tidak ada berita pernikahan," sahut Dee, perempuan dengan kemeja hijau tua dan anting besar. "Di I*******m ada." Seorang perempuan berambut bob memperlihatkan ponselnya pada Soraya.
108.0K viewsCompletedAdded to Library 273 Times as Game
Read
+Library
Alice

Alice

Alice sangat bosan, dia tak ingin berada di posisi ini. Alice mengambil handpone nya dan membuka W******p menghilangkan rasa bosan nya. Inti Angle Wing! Aurisat | Woy gue bosen nih! Gathanjing | Sama gue juga! Markas kuy, Niacup | aku lagi jagain adek, gak boleh keluar Aurisat | alah, buang aja adek lo. Nyusahin amat Alice Setuju nih gue|
105.9K viewsOn holdAdded to Library 117 Times as Game
Read
+Library
KARMA

KARMA

Gara diam saja sambil memandangnya. "Sepantaran Arkhan ya? Kapan-kapan main bareng sama Arkhan ya?" ujar Reyhan. Gara masih diam saja dan bersembunyi di pelukan Mamanya. Merasa tidak mendapat respon dari Gara, Reyhan pun menginjak pedal gas dan mulai menjalankan mobilnya.
9.7204.4K viewsCompletedAdded to Library 4.1K Times as Game
Show Reviews (33)
Read
+Library
Widya Vitaloka
Thor cerita ny jangan dbelit belitkan pake ada art baru lagi, mau cerita nya yg indah indah saja ya Thor biar cepat tamat nya. udah 1 tahun lebih Lo novel ni gak kelar. dari saya lahiran mpe umur anak saya 1 tahun. jangan tambah di lamain ya Thor, di habisin cepet aj cerita ny, indah hidup bahagiaaa
Yen Lamour
Ceritanya bagus, setiap perbuatan pasti akan ada balasannya, semangat terus ya kak thor ^^ izin numpang promo ya, ada yg suka mafia romance? Yuk mampir juga ke tempatku. Siapa tahu ada yg suka. Terima kasih ya kak thor & kakak semuanya ^_^
Read All Reviews
Reality Reloaded

Reality Reloaded

Ia ingin mencoba sesuatu yang berbeda. Malam itu, setelah makan malam dan mandi, Aldo duduk di depan laptopnya. Ia membuka editor kode yang sudah lama tidak ia gunakan untuk proyek pribadi. Sebuah ide mulai terbentuk di kepalanya. Bagaimana jika hidup ini bisa dijalani seperti sebuah game? Bagaimana jika ada sistem level, misi, dan penghargaan yang membuat segalanya terasa lebih menyenangkan?
1.7K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as Game
Read
+Library
Tes

Tes

Aura Lika transser8ries
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.4K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as Game
Read
+Library
My Game Boyfriend

My Game Boyfriend

Di punggungnya, sudah tergantung tas ransel besar berisi pakaian ganti, peralatan mandi, dan satu kotak keras berwarna hitam—tempat ia menyimpan perangkat gaming andalannya: papan ketik mekanis yang sudah bertahun-tahun menemaninya, tetikus yang disesuaikan dengan kepekaan khusus, dan sepasang alat dengar berkabel yang menjadi ciri khasnya. Bagi banyak orang, Arthur mungkin dikenal sebagai seorang profesional muda yang bekerja di perusahaan konsultan terkemuka, pria yang dewasa, tenang, dan bertanggung jawab. Namun bagi ribuan orang lain—para penggemar dunia permainan elektronik—Arthur dikenal dengan nama panggilannya: "Zenith". Seorang pemain legendaris, strategi jenius, dan idola bagi bany
672 viewsCompletedAdded to Library 23 Times as Game
Read
+Library
MINE

MINE

Tangannya tidak berhenti untuk mengolah stick game di tangannya. "Kuliah mungkin?" balas Bram yang matanya tidak beralih dari layar laptop. Ini semua adalah ide Kevin yang membawa alat game-nya ke Paris. Dia beranggapan jika hitung-hitung akan beristirahat sejenak dari pekerjaannya. Meskipun tujuan awal bukan seperti itu, namun apa salahnya menghabiskan waktu bersama sahabat dan bernostalgia tentang kehidupan remaja mereka dulu. Davin yang melihat kedua sahabatnya sibuk bermain hanya bisa mendengus. Dia tidak ikut bermain dan lebih memilih untuk berbalas pesan singkat dengan Ana.
1034.9K viewsCompletedAdded to Library 872 Times as Game
Read
+Library
Unknown

Unknown

tanyaku keheranan. “Dari mana aja bim baru bales pesanku. Sok sibuk deh sekarang”ledeknya dengan aksen khas Dea yang bisa-bisanya selalu membuatku tertawa. “Enggak, tadi ada kumpul UKM ini baru pulang” “Beneran bagus yang itu bim?” “Ya menurut saya sih iya” “Sip kita satu server, tapi entar belinya nunggu uang ku ke kumpul. Aku lagi banyak pengeluaran bulan depan Bang Fahmi ulang tahun. Aku lagi ngumpulin uang buat kasih dia surprise ”
2.2K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as Game
Read
+Library
Broken

Broken

ujar Yandi menanyakan tentang ujian yang baru saja mereka selesaikan. “Em... lumayan,” jawab Reina singkat. “Lumayan apa? Susah? Gampang?” tanya Yandi meminta gadis itu memperjelas perkataannya. “GGS,” jawab Reina tersenyum. Sesaat Yandi mengangakan mulutnya sambil menaikkan sebelah alisnya, menandakan dirinya tak mengerti dengan jawaban gadis itu. “GGS? Apaan tuh?” tanya Yandi penasaran.
1013.8K viewsCompletedAdded to Library 290 Times as Game
Read
+Library
Me

Me

Meski Rebin meyakinkan kalau itu bukan kesalahan Lea, Lucia bersihkukuh untuk tidak membiarkan Rebin mengajak Lea agar tinggal dirumahnya. Lea menjalani aktifitasnya seperti biasa, Lea memiliki paras yang cantik dengan tubuh atletis dan enchepalon yang memiliki DHA luar biasa. Dia benar-benar gadis luar biasa dengan ingatan sempurna. Setidaknya begitulah yang dilihat Rebin kala itu. Ya, Rebin tidak salah, karena Lea memang gadis yang seperti itu. Meski sebenarnya dia memiliki Short Memory Syndrome. “ Nyonya, Waktunya makan.” Sahut seorang pria yang mengetuk pintu kamar Lea. Dia memanggil Lea dari luar pintu kamar.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as Game
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status