Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terbangun di Ranjang Presdir Duda

Terbangun di Ranjang Presdir Duda

Setelah Mada duduk serta menggulung kemeja lengan panjang berwarna abu-abu gelap hingga mencapai siku, Ryota sedikit memajukan dirinya. Dia mengambil teko berisikan teh hijau serta menuangkannya pada gelas sekali teguk yang berada di dekat Mada. “Boleh aku meneguknya?” “Silakan, itu adalah teh hijau terbaik yang bagiku tingkat kemiripannya mencapai 85% dengan apa yang sering aku teguk di Jepang,” balas Ryota dengan memandang Mada cukup lekat. “Hanya 85%?” tanya Mada dengan meraih gelas tersebut serta meneguknya.
107.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai tadi teh
Baca
+Pustaka
My Romantic Boss

My Romantic Boss

Tawar Ody "It's okey Dy. Basah sedikit aja kok, cuma tadi teh panasnya tumpah ke badan saya makanya agak kaget." Ujar El santai sambil mengibas-ngibaskan sisa teh di kemejanya. "Ah.. kalau begitu silahkan dimakan Pak nanti keburu dingin. Ehm.. Bapak mau saya buatkan teh lagi atau mau air mineral saja?" "Air mineral aja Dy."
1040.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai tadi teh
Baca
+Pustaka
Duke, Mengapa Kau Baru Memohon Saat Aku Pergi?

Duke, Mengapa Kau Baru Memohon Saat Aku Pergi?

“Aku menyukai teh, dan ingin semua orang menikmatinya seperti diriku. Aku paham selera semua orang berbeda, karena itu aku berusaha menemukan ciri masing-masing dari orang lain.” Theo mengedipkan mata, bingung. Seharusnya tidak seperti ini—bukankah semua itu perhatian istimewa. “Teh itu khusus untukku.” “Ya, tapi aku juga meracik teh kesukaan Lio, Cal, ayahku, bahkan Bryan, Ragnar dan Darian. Kau boleh bertanya pada mereka!” Tili tidak membual, ia memberi mereka hadiah teh, dan mencatat mana yang paling disukai. Hal itu lebih seperti hobi.
1020.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 664 kali sebagai tadi teh
Baca
+Pustaka
MY Doctor - Bahasa Indonesia

MY Doctor - Bahasa Indonesia

Membuat Mika menyadari kalau perempuan ini tertarik dengan teh. “Kami buat banyak sekali teh, dan ini adalah salah satu teh dari kebunku. Teh hijau, white tea, matcha, black tea.” Mrs Johan tersenyum saat menerawang sambil menyebutkan teh teh hasil perkebunannya itu. sekarang Mika menyadari, kalai perempuan tua di depannya bukan hanya menyukai teh. Tapi juga mencintai teh itu sendiri. “Mrs Johan? “ tanya Mika dengan sangat senang.”Mau jalan jalan denganku sore ini?”
1030.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 800 kali sebagai tadi teh
Baca
+Pustaka
Mantanku, Kakak Iparku

Mantanku, Kakak Iparku

Aroma dan rasanya yang harum memberikan efek tenang pada tubuh dan juga pikirannya yang sedang semrawut. “Enak nggak?” tanya Tania sebelum dia menyesap minumannya sendiri. “Seger, ini apaan sih? Teh?” “Teh chamomile, teh kesukaan saya.” Tania memberitahu. “Aroma dan rasanya bikin saya nyaman banget.” Deo mengangguk setuju kemudian meminum tehnya sampai habis. “Kamu laper nggak, Kei?” tanya Tania lagi. “Makan yuk, aku masakin dulu tapi.”
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai tadi teh
Baca
+Pustaka
Pangeran Pendekar Terasing

Pangeran Pendekar Terasing

Wanginya memenuhi teko dan cangkir-cangkir kecil berukiran alang-alang. Kota Dading terkenal sebagai salah satu tempat teh terbaik di Tiongkok, antara harum dan rasanya memiliki keselarasan yang seimbang, menarik minat dan selera. Apalagi jika disajikan dengan kehangatan yang seusai, seakan semua keharuman menjadi milik peminumnya. Berkali-kali Pangeran Zhao Ming menyeduh teh harum itu. Dia tampak begitu ketagihan dengan rasanya yang menggigit lidah.
8.218.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 705 kali sebagai tadi teh
Baca
+Pustaka
ISTRI PAPAKU (MASIH) KEKASIHKU

ISTRI PAPAKU (MASIH) KEKASIHKU

ucap Deva tanpa ragu. “Uhuk! Uhuk, uhuk!” Linda langsung tersedak. Ia pun segera meraih es teh di depannya. Di mana-mana, es teh sedang naik daun. Dari ujung desa sampai ujung kota, es teh selalu tersedia dengan berbagai nama. “Kalian kalau marahan bercandanya keren juga.” Deva melipat kedua tangan di dada dengan punggung menyandar.
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai tadi teh
Baca
+Pustaka
My Bitchy Lady

My Bitchy Lady

Mei Li menuangkan teh panas dari sebuah teko untuk Levi. “Levi bukankah itu nama Bapak?” “Ya itu benar,” balas Levi kaku. “Minumlah teh ini selagi masih panas, Bapak pasti akan sangat menyukai rasa pekat dan keharuman dari teh ini. Ini adalah teh khusus yang dibuat dari perkebunan teh milik Tuan kami.” “Terima kasih atas tehnya. Apakah Ibu Mei Li sudah lama bekerja di sini dengan Tuan Dylan Wang?”
9.412.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 383 kali sebagai tadi teh
Baca
+Pustaka
GADIS TAWANAN

GADIS TAWANAN

Hanya manis dari buah yang terasa itupun terasa pahit seperti hidupku. Dengan malas ku makan sarapan pagiku. "Kau tahu Rani?" Ucapku satelah meneguk susu. "Em?" Rani sedikit mengrenyitkan keningnya. Dia seolah sedang berpikir keras mencoba mencerna perkataanku yang belum selesai. "Sebanyak apapun makanan yang ku makan, dan sebergizi apapun itu, tak akan membuat tubuhku gemuk," ucapku lalu ku lanjutkan memakan buah anggur merah dua glintir.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai tadi teh
Baca
+Pustaka
Lima Samurai Batavia

Lima Samurai Batavia

dia menaikkan kedua kakinya ke atas meja, “sebenarnya, berita yang ingin kusampaikan kepadamu membawa keberuntungan untukmu. Sangat konyol jika saat ini, justru kau yang menghalangiku untuk berbicara,” “Ya sudah, cepat katakan,” Hide sendiri juga sudah tak sabar. “Kau minum dulu,” Ayame menunjuk gelas di hadapan Hide. Apa susahnya meneguk teh di gelas ini? Hide pada akhirnya menggenggam gelas. Kemudian, dia meminumnya setengah gelas. Teh Nusantara memang berbeda dengan Teh Nippon. Selama dia berada di Batavia, dia memang jarang menikmati teh asli Nippon. Namun, kedua jenis teh itu enak menurut Hide.
107.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai tadi teh
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status