Menikah Dengan Bocah
jawabku dengan pelan
*
Beberapa bulan kemudian usaha Gia semakin maju, sekarang dia sudah bisa live di sosial media mempromosikan dagangannya, bahkan dia punya satu orang karyawan untuk bantu-bantu packing, setiap hari mama pun kerepotan membantunya.
"Gi, kok teh bikinan kamu laku banget ya, kok bisa?" Tanyaku
Sudah malam tapi Gia masih live gantian sama mama dan karyawannya, sekarang dia lagi packing orderan.
"Ya bisa lah, teh buatan dia bukan sekedar teh tapi ada juga buat detok, buat diet," sahut mama.
"Lah, emang kamu bisa buat teh buat diet, Gi?"
"Ya bisa atuh, Mas, kan Gia belajar."
Hot Chapters