Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Anak Kembar Empat si Presdir Dingin

Anak Kembar Empat si Presdir Dingin

Setelah mencicipinya, dia segera memuji, “Wah, ini teh berkualitas tinggi! Wangi banget!” Naomi mengambil sisa teh yang baru dibukanya. Itu adalah teh hijau fermentasi yang telah dipadatkan. Kemasannya sangat indah, tetapi tidak tertera merek produk. Jadi, dia juga tidak bisa membelinya meskipun ingin. Naomi memanyunkan mulutnya dengan kecewa, lalu meletakkan kembali sisa teh itu ke tempatnya. Setelah menghabiskan tehnya, dia baru membawa teh yang diseduhnya dan semangkuk yoghurt ke kamar Caden.
9.5994.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32.8K kali sebagai tadi teh
Tampilkan Ulasan (176)
Baca
+Pustaka
Tiuri
suka dg cerita nya bikin nangis bikin senyum thor keren.. tdk seperti novel lain yg kebanyakan cerita tentang sex melulu ngeri dan membosankan... kl ini tentang kehidupan ada perkelahian ada, ada persaudaraan dan cinta keluarga yg besar.. sukaaa .. thoor nanti bikin cerita model gini lg yaa............
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
BUKAN ZAINUDIN DAN HAYATI

BUKAN ZAINUDIN DAN HAYATI

Sela Hayati begitu sadar Aku sama sekali belum meminum minuman yang dihidangkannya. "Oh iya, makasih Hayati. Aku minum dulu ya." ucapku sambil menyeruput teh yang dihidangkan oleh Hayati. Hufftt, jadi ada tambahan nyawa extra. Padahal Aku tadi gugup harus mau jawab apa. Eh, kok rasa teh nya ? ini kan teh khas Alahan Panjang. Teh yang sangat khas dari Minang Kabau, karena diolah langsung dari hasil perkebunannya. Aku sangat suka dengan teh ini, tapi kok Hayati menghidangkan teh ini padaku ? atau jangan-jangan ? "Kenapa ?" tanya Hayati sambil tersenyum menatapku.
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai tadi teh
Baca
+Pustaka
Tak Sudi Merajut Cinta Dengan Mantan

Tak Sudi Merajut Cinta Dengan Mantan

Rasa teh itu sangat enak dan unik. "Ini teh putih dari beberapa tahun lalu, Adit yang kasih," jawab Jeremy. Dia minum seteguk teh dan berdecak. "Memang enak." Aditya Wicaksono adalah kakak sepupu Nadine, putra tunggal dari paman sulung Nadine. Jeremy bertanya, "Bukannya kamu nggak suka minum teh?" Seperti gadis lainnya, Nadine suka minum teh susu atau teh buah. Nadine tidak suka teh murni yang pahit dan harus dicicipi secara pelan.
9.7382.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.9K kali sebagai tadi teh
Tampilkan Ulasan (96)
Baca
+Pustaka
Ira Maya
keluarga reagan keluarga yg toxic gak baik... geram pada rebecca enak aja membuat berlian seperti nadine jadi selingkuhan saja reagan bodoh... didampingi wanita baik² malah milih krikil menyesal tuch liat cctv terus... aku mau lihat reagan mengejar² nadine terus dan tersiksa atas perbuatannya
Unyek Kenyek
ceritanya menarik banget,,sbnernya aku bingung juga mau pilih Arnold atau raegan sebagi pembaca TPI kalau di RL kalau aku PCC jdi nadine aku sih mending lebih milih Arnold ya Karna di bisa menghargai wanita udah jdi sahabat adeknya jdi dri pihak kluarga Arnold lebih baik ketimbang raegan tosix
Baca Semua Ulasan
Perjalanan Waktu sang Penguasa Desa

Perjalanan Waktu sang Penguasa Desa

Hanya menggunakan teko penyaring. "Teh apa ini paman?" tanya Rama karena teh itu tidak memiliki wangi yang harum. "Ah, ini teh dari bangsa asia, kami membelinya dengan harga yang mahal!! Kualitas teh kita tidak bagus, kalau ini kualitasnya bagus, cobalah kalian pasti suka!!"kata Raka kemudian. Ia menyiapkan 3 cangkir teh untuk dinikmati. Namun Rama kurang menyukai teh itu, rasanya terlalu sepat, daun teh ini tidak dikeringkan dan dibersihkan dengan baik. Sehingga masih terasa sepat dan pahit. Tapi Rama enggan berkomentar soal teh.
9.977.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai tadi teh
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
Ummi
"Ehm...Memberitahukan kepada para pasukan, Perjalanan Waktu sang Penguasa Desa Season 2 akan hadir dengan judul PWSPD 2 : AKHIR DUNIA" Rama menatap author dengan seksama, apakah ia harus menyampaikan ini? "Jadi diharapkan para pasukan kembali, jangan nongkrong terlalu lama di lapak lain! Sekian!
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang yang Legendaris, dia juga memiliki bakat yang besar dengan Tubuh Kaisar Langit. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Istri Yang Tidak Pernah Diharapkan

Istri Yang Tidak Pernah Diharapkan

Tanpa menunggu jawaban, Tasia langsung ke ruang belakang. Tidak lama kemudian Tasia kembali dengan secangkir teh. "Pak, ini tehnya. Saya kasih madu sedikit. Katanya teh hangat dan madu bisa menenangkan." Ia meletakkan cangkir di meja lalu kembali duduk tapi lebih dekat dari tadi. Rajendra melihat teh itu sebentar lalu mengambilnya. "Makasih," ucapnya singkat. Ia menyesap sedikit dan memang terasa hangat. Mengalir ke dadanya yang penuh sesak.
10225.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.2K kali sebagai tadi teh
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Yeni Sugiarti
livia sma lakinya sifatnya ga jauh beda... suka tinggal breng sma yg bukan muhrim... sok suci tpi ga mencerminkan perempuan suci... klu emang mau d ceritan livia mandiri, buktiin klu dia mandiri bukan ngarepin bantuan laki" lain... sifat dia sma kya utari perempuan murahan...
Iin Ayuniah
cerita yang luar biasa, banyak bangett pelajaran di dalamnya tentang bagaimana ikhlas, sabar dan selalu berbessr hati untuk memaafkan dan menerima kekurangan pasangan kita masing2.. thanks kak sudah menyuguhkan cerita semenarik ini, sukses terus kedepannya.. aamiin...
Baca Semua Ulasan
Mengandung Benih Salah Sasaran

Mengandung Benih Salah Sasaran

Laki-laki itu kemudian bergegas pergi ke unitnya. Tak lama kemudian, Adian kembali dengan membawa secangkir teh yang asapnya masih mengepul. Dia mengatakan itu adalah teh jahe untuk meredakan rasa mual. “Hati-hati masih panas,” ujar Adian setelah sedikit meniup teh hangat itu sebelum diberikan pada Erlin. Erlin menerima dan mulai meminumnya. “Kenapa rasanya aneh? Bukan seperti teh jahe pada umumnya,” kata Erlin setelah mencicipi seteguk teh buatan Adian.
1030.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 634 kali sebagai tadi teh
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Pelayan

Terpaksa Menikahi Pelayan

Zafar hanya mengangguk saja. "Emm, aku ... Aku membuat teh hangat untukmu," ucap Tia dengan ragu dan sedikit malu-malu. "Sebenarnya aku ... Emm aku tidak bisa membuatnya, tapi kemarin Zanira mengajariku cara membuat teh. Dan ini adalah teh pertama dan terakhir yang aku buat di sini. Zanira bilang kau suka minum teh di pagi hari," ujar Tia sambil memberikan secangkir teh itu dengan sedikit malu pada Zafar.
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai tadi teh
Baca
+Pustaka
Mencari Suamiku yang Hilang

Mencari Suamiku yang Hilang

Puji Nikil. "Kayaknya rasa teh sama saja deh." Jawab Amira. "Kamu salah. Teh itu banyak macam rasanya. Ada teh hitam, teh hijau, teh melati. Dan yang paling manis itu Teh Mira." Ucap Nikil menggodanya. "Kamu bisa saja." Jawab Amira. Mereka berdua berbasa-basi sambil menikmati minuman teh hangat. Hingga akhirnya jam sudah menunjukkan pukul sepuluh siang. Perut Amira pun terdengar keroncongan.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai tadi teh
Baca
+Pustaka
FIORE

FIORE

Ia juga melihat sekeliling dan melihat teko teh di atas meja. Iris bangkit berdiri dan memeriksa teh tersebut. Dengan kedua telapak tangannya, Iris menangkup teko berbahan keramik tersebut dan ia masih dapat merasakan sedikit rasa hangat. Ia langsung menuangkan teh ke dalam cangkir yang tersedia dan memberikannya kepada Adrian. “Silakan di minum,” kata Iris. “Minuman yang mengandung kafein akan membantu sedikit.” Tanpa membantah dan tanpa banyak bertanya, Adrian hanya mengikuti apa yang Iris minta dan mulai meneguk isi cangkir teh tersebut dengan perlahan. “Hanya….sedikit?” tanyanya, setelah beberapa menit.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai tadi teh
Baca
+Pustaka
Kembalinya sang Pewaris Terkuat

Kembalinya sang Pewaris Terkuat

Yang mengejutkan Daniel, Dodi telah melakukan amal. "Tuan pratama, silakan cicipi Smoke White Tea. Ini teh paling terkenal di cafe ini. Orang-orang memiliki perasaan yang berbeda tentang tehnya. Ada yang merasa manis, ada yang pahit... Teh ini memiliki nama lain di Kota A— yaitu Teh Nasib." Berbicara tentang ini, Dodi tertawa kecil. "Teh Nasib?" Daniel belum pernah mendengar hal ini sebelumnya. Daniel langsung melihat teh di cangkir. Tehnya bening dan berbau samar, tetapi sebenarnya, tampilannya tidak berbeda dengan teh lainnya.
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 579 kali sebagai tadi teh
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status