Complicated Marriage
Aku tidak ingin Pak Bima tau kalau saat ini aku sedang duduk meringkuk menahan malu.
Aku melihat tangan dan juga kakiku. Kemudian aku membuka kebaya yang kancingnya sudah dilepas oleh Pak Bima. Dari apa yang bisa dijangkau oleh penglihatanku, tidak ada bekas cacar air yang menempel disana. Tapi, kenapa tidak dengan punggungku. Aku meraba punggungku pelan, mencoba menemukan bekas cacar air yang Pak Bima maksud dengan koreng. Dan ketika telunjukku merasakan ada tekstur kasar di punggung, aku segera berdiri dan mencoba untuk melihat wujudnya dari pantulan kaca.
"Hih!" gumamku pelan, "Gara-gara bekas cacar air ini, aku jadi melakukan hal bodoh di depan Pak Bima," sesalku kemudian.
Hot Chapters